Daun beluntas merupakan tanaman herbal yang memiliki manfaat sangat banyak, mulai pengobatan keputihan, nyeri haid, bau mulut, gangguan pencernaan hingga kanker. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 04-12-23 by (Id108)
√ 1775 views
√ CLOUD Daun Beluntas

Manfaat Daun Beluntas

Daun beluntas adalah salah satu tanaman yang tumbuh liar dan biasanya dimanfaatkan untuk pagar. Namun, rupanya daun beluntas bisa dikonsumsi untuk menangkal beberapa penyakit dan mencegahnya.

Di bawah ini terdapat informasi mengenai manfaat daun beluntas penangkal penyakit. Ternyata, beluntas mempunyai segudang manfaat bagi tubuh.

Tetapi, pertama ketahui terlebih dahulu karakteristik singkat daun beluntas.

Karakteristik Daun Beluntas

Daun beluntas mempunyai nama ilmiah Pluchea indica. Tanaman ini adalah tanaman semak yang bercabang, berusuk halus, serta berbulu lembut. Di Indonesia, tanaman ini cukup populer dan biasa digunakan sebagai obat herbal.

Tnaman beluntas dapat tumbuh hingga ketinggian 3 meter dengan batangnya yang berbentuk bulat, tegak, dan juga memiliki banyak cabang. Daunnya berwarna hijau terang dan bunganya berwarna ungu.

Selain itu, tanaman ini juga mempunyai buah yang teksturnya keras dan berwarna kecoklatan.

Daun beluntas mempunyai kandungan kimia gizi yang beragam. Kandungannya mulai dari asam klorogenic, asam kafeik, quecertin, vitamin C, beta karoten, protein dan juga karbohidrat.

Kandungan vitamin C daun beluntas cukup tinggi, yakni mencapai 30,17 mg/100 g.

Vitamin C termasuk salah satu vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh untuk dapat mempertahankan sistem imun dan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.

Manfaat Daun Beluntas

Jika sebelumnya Anda sudah mengetahui sedikit tentang daun beluntas, maka selanjutnya akan dijelaskan manfaat daun beluntas.

Penasaran apa saja manfaat dari mengkonsumsi daun beluntas? Lebih baik langsung baca ulasannya berikut ini, ya.

1. Mencegah Diabetes

Daun beluntas diklaim dapat mencegah penyakit diabetes. Tumbuhan ini mempunyai senyawa antioksidan flavonoid yang dapat menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Selain itu, adanya antioksidan juga dapat mencegah terjadinya penyakit kolesterol.

Senyawa flavonoid dalam daun beluntas dapat menghambat enzim glukooksidase juga secara signifikan. Dimana, hal ini dapat menurunkan kadar glukosa dari dalam darah.

Kemudian, memberi kemampuan tubuh untuk melakukan regenerasi sel-sel yang sudah rusak di pankreas.

2. Antibakteri

Daun beluntas yang diolah menjadi ekstrak terbukti mempunyai sifat sebagai anti bakteri.

Salah atu bakteri Salmonella typhimurium penyebab sakit demam tiroid dapat diatasi dengan menggunakan daun beluntas.

Selain itu, ekstrak daun beluntas juga diketahui dapat menghambat pertumbuhan bakteri dari Mycrobacterium tuberculosis penyebab sakit tuberculosis.

Tumbuhan daun beluntas yang dengan sifat anti bakterinya ini sangat baik dikonsumsi untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme bakteri.

3. Menjaga Kesehatan Rahim

Manfaat daun beluntas berikutnya yaitu dapat menjaga kesehatan rahim pada wanita.

Rahim pada wanita perannya sangat penting sebagai organ pada sistem reproduksi, sehingga harus dijaga kesehatannya dengan baik.

Daun beluntas dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan rahim karena mengandung antioksidan.

Selain mengandung antioksidan, seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa daun beluntas memiliki sifat antibakteri juga.

Dengan begitu, apabila mengonsumsi daun beluntas, maka dapat mencegah gangguan penyakit pada rahim, salah satunya adalah kanker rahim.

4. Mengatasi Keputihan

Daun beluntas juga diketahui dapat mengatasi keputihan. Kondisi keputihan pada wanita dapat muncul ketika hormon estrogen meningkat.

Namun, apabila keputihan yang dihasilkan berlebihan, maka ada masalah pada kesuburan.

Untuk mengatasinya, daun beluntas yang mengandung minyak atsiri dan bersifat anti bakteri dapat mengobatinya.

Anda bisa mengonsumsi daun beluntas yang diolah dengan cara direbus, kemudian diminum air rebusannya.

Anda juga bisa mengonsumsinya langsung seperti mengonsumsi lalapan.

5. Bersifat Diuretik

Manfaat daun beluntas lainnya yaitu bersifat diuretik. Daun beluntas mampu meningkatkan pengeluaran ion natrium, kalium dan juga klorin.

Dengan begitu, daaun beluntas dipercaya menjadi analgesik atau anti inflamasi.

Walaupun begitu, hal tersebut masih harus diteliti lebih lanjut.

6. Meringankan Nyeri Haid

Pada wanita, seringkali merasakan nyeri pada bagian perut bawah ketika sedang haid. Rasa nyeri ini tentu tidak nyaman, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi daun beluntas, dimana daun beluntas ini dapat dijadikan obat pereda nyeri haid.

Anda cukup meraciknya dengan merebus 20 lembar daun beluntas dengan garam dan asam jawa. Jika sudah mendidih, diminum air rebusannya saat masih hangat.

Ramuan daun beluntas ini dapat dikonsumsi ketika nyeri haid datang.

7. Mengatasi Gangguan Pencernaan

Daun beluntas yang mengandung minyak atsiri, terbukti dapat membunuh bakteri Eschericia coli sekitar 20%, oleh sebab itu daun ini dapat mengatasi gangguan pada sistem pencernaan.

Biasanya gejala yang timbul akibat bakteri ini adalah diare, dan juga mual-mual serta rasa tidak nyaman di perut.

8. Mengurangi Bau Badan dan Bau Mulut

Ternyata, daun beluntas juga diketahui dapat mengatasi bau badan. Daun beluntas adalah salah satu obat herbal yang ampuh mengatasi bau mulut dan bau keringat pada badan.

Anda bisa membuat ramuan daun beluntas dengan cara dikukus atau langsung dijadikan lalapan ketika makan.

Hal ini bisa mengatasi bau badan atau bau mulut yang menyerang. Selain itu juga dapat menjaga kesehatan mulut.

9. Mengurangi Risiko Kanker

Daun beluntas juga sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya kanker pada tubuh. Daun beluntas dapat menghambat pertumbuhan sel kanker seperti kanker serviks.

Walaupun begitu, pengobatan ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

10. Mempercepat Penyembuhan

Daun beluntas juga memiliki sifat anti radang dan anti bakteri yang dapat mempercepat penyembuhan luka. Daun ini sering digunakan sejak lama sebagai obat herbal tradisional untuk mengatasi rasa nyeri juga.

Hal ini tentu sangat bermanfaat apabila digunakan untuk mengobati luka.

11. Mencegah Kerusakan Sel

Sebelumnya sudah disinggung bahwa daun beluntas memiliki kandungan aktivitas antioksidan yang cukup tinggi.

Adanya antioksidan tidak hanya dapat menangkal radikal bebas namun juga dapat mencegah terjadinya kerusakan sel.

Selain itu juga dapat mengatasi berbagai penyakit lainnya.

Anda bisa mengonsumsi daun beluntas dengan suplemen, jamu , atau dalam bentuk teh. Selain itu Anda juga bisa mengonsumsinya secara langsung dengan menjadikannya lalapan saat makan siang.

12. Mengatasi Pegal-Pegal

Terakhir, daun beluntas pun diketahui dapat mengatasi pegal-pegal pada tubuh.

Daun beluntas mengandung zat-zat yang dapat menjaga kesehatan tulaang dan sendi seperti kandungan kalsiu, magnesium, kalium dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu, daun beluntas dapat dikonsumsi untuk mengobati pegal-pegal pada tubuh.

Rasa pegal seringkali muncul ketika sudah selesai melakukan aktivitas fisik yang memberatkan.

Anda bisa mengonsumsi daun beluntas dengan cara direbus sebanyak 3 sampai 5 lembar, kemudian air rebusan daun beluntas diminum langsung saat masih hangat.

Apabila Anda sudah meminum ramuan daun beluntas tersebu, maka beberapa saat rasa pegal-pegal dapat berkurang atau bahkan hilang.

Setelah mengetahui karakteristik dan manfaat daun beluntas di atas, sekarang Anda sudah dapat memahami lebih dalam.

Daun beluntas memiliki kandungan senyawa kimia yang bermanfaat untuk tubuh bahkan sampai mengobati penyakit.