Manfaat kunir putih untuk mendukung kesehatan dikenal sejak dulu, kandungan senyawa aktifnya diyakini oleh para ahli sanggup mengatasi cikal bakal penyakit kanker.

Manfaat Kunir Putih

Id72 Postby Admin 04-12-23 2593 Kunyit

Kunir putih atau disebut juga dengan temu rapet atau kunci pepet (Kaempferia rotunda L.), adalah sejenis rempah-rempah rimpang yang masih berkerabat dekat dengan kencur.

Namun berbeda dengan kencur, kunir putih lebih sering digunakan dalam manfaat pengobatannya yang sangat baik untuk kesehatan. [2]

Kunir putih, sesuai namanya mempunyai kemiripan bentuknya dengan kunyit namun dengan warna daging yang putih.

Manfaat dari kunir putih ini sejak lama telah dikenal akan khasiatnya dalam pengobatan dunia herbal.

Manfaat kunir putih sebagai obat yang diyakini dapat meningkatkan kualitas kesehatan tubuh.

Bagi Anda yang suka minuman atau mengkonsumsi herbal, maka seharusnya kunir putih penting untuk disimak.

Manfaat Kunir Putih untuk Kesehatan

Kunir putih dapat diambil manfaatnya dengan meminum air rebusannya atau bisa dalam bentuk suplemen yang telah dijual dipasaran.

Anda bisa mendapatkan kunir putih di pedagang jamu atau obat-obatan herbal seperti pada obat herbal Carnocap.

Berikut adalah ulasan manfaat dari kunir putih yang telah dirangkum dari berbagai sumber:

Obat Alami untuk Kanker

Salah satu manfaat dari kunir putih yang perlu diketahui adalah dapat digunakan sebagai mengobati secara alami untuk cegah kanker.

Pasalnya kunir putih memiliki beberapa manfaat kandungan senyawa seperti kurkuminoid, flavonoid, ethyl pmethocyvinnatate, bisdemothxycurcumin, dan demothxycurcumin.

Menjaga Pencernaan

Minyak esensial yang terkandung pada kunir puith memiliki manfaat dalam pengobatan cacingan, perut kembung, kolik, kejang otot, penurunan nafsu makan, lidah terasa pahit, serta jarang buang air besar.

Tumbuhan kunir putih juga mampu mencegah radang usus yang diakibatkan stres.

Mengatasi Radang

Karena sifat diuretik pada kunir putih dapat mendukung penghapusan zat-zat yang beracun dalam tubuh juga cairan yang berlebih, terutama pada persendian. [3]

Mengurangi Nyeri

Manfaat lainnya dari kunir putih adalah mampu untuk mengatasi rasa nyeri pada tubuh.

Kunir putih memiliki sifat analgesik yang membantu menghilangkan rasa sakit dan nyeri.

Rimpang ini sudah lama digunakan untuk mengobati sakit perut, nyeri haid, nyeri sendi, dan nyeri lainnya.

Menyembuhkan Maag

Manfaat kunir putih untuk kesehatan yang selanjutnya adalah dapat digunakan sebagai obat maag.

Bagi Anda yang memiliki riwayat sakit pada lambung, bisa mencoba obat maag alami dari kandungan kunir putih ini yang sangat cocok untuk atasi penyakit maag.

Konsumsi kunir putih dengan teratur dapat membantu penderita penyakit maag dalam meredakan sakitnya

Mengatasi Alergi

Karena kunir putih memiliki kandungan curcuminoids yang sangat bermanfaat sebagai obat anti-alergi.

Senyawa ini telah terbukti dapat mengatasi gejala reaksi alergi pada kulit.

Kunir putih bekerja layaknya antihistam bermanfaat dalam penghambatan aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, sebuah zat kimia yang memicu reaksi alergi.

Mencegah Jamur dan Mikroba

Manfaat kunir putih untuk yang bermanfaat untuk kesehatan lainnya adalah mampu mencegah adanya jamur dan mikroba.

Kunir putih bisa membantu dalam pencegahan mikroba dan jamur.

Pengolahan kunir putih yang tepat, maka akan mendapatkan manfaat juga yang bermanfaat dalam mengatasi berbagai masalah pencernaan seperti diare, sepsis, dan keracunan makanan. [1]

Penutup

Namun, perlu diketahui bahwa apabila mengkonsumsi kunir putih terlalu banyak tanpa adanya dosis bisa menimbulkan efek samping seperti berikut:

Batu ginjal, karena kandungan oksalatnya yang tinggi dalam kunir putih. Sakit kepala, mual atau gangguan pada pencernaan, intoleransi

Apabila Anda ingin mengonsumsi kunir putih secara rutin, maka pastikanlah yang Anda gunakan adalah kunir putih yang berkualitas.

Anda bisa mengkonsumsinya dengan herbal karena telah ditetapkan dosisnya oleh pakar herbalis pada kunir putih agar dapat berkhasiat pada tubuh. [4]