Success Plan HNI

Perhitungan Bonus Dan Jenjang Karir HNI

Success Plan HNI

Succes Plan HNI yang disusun ini berpedoman pada 12 syarat yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait dengan izin halal syariah bagi perusahaan yang melakukan Penjualan Langsung Berbasis Syariah (PLBS).

Menutup celah pintu yang memungkinkan munculnya ighra (atau berlebih-lebihan) dalam hal janji pemberian bonus dan royalti. Membatasi ruang gerak agar tidak ada eksploitasi mitra yang daftar pertama terhadap mitra dibawahnya. Serta menghindari hal lain yang bisa bersinggungan dengan Syariah Islam.

Success Plan HNI Perhitungan Bonus dan Kepangkatan

#Article_73
Views: 121.203
Posted 24-Jan-2020 : Updated 26-Nov-2020
20 min read

Deskripsi Resep

Sejalan dengan Visi dan Misi HNI yang bertekad untuk jadi pemimpin dunia pada industri halal sekaligus menjadi kebanggan ummat Islam, rencana pemasaran atau lebih dikenal dengan istilah Success Plan yang diaplikasikan, menurut saya setidaknya telah mengakomodasi pada azas manfaat, kejujuran dan keadilan.

Pola penjualan dan perhitungan bonus dirancang sedemikian rupa agar tidak ada celah sedikitpun yang bisa merugikan salah satu pihak. Di HNI tidak ada syarat minimal belanja agar bisa mendapatkan bonus, karena faktanya belanja apa saja dan berapapun, agen tetap akan mendapatkan haknya minimal berupa harga discount yang lebih murah dan cashback.

Biaya pendaftaran HNI tergolong sangat murah, yaitu hanya 10ribu rupiah saja. Sekali seumur hidup, tidak ada biaya tahunan serta tidak ada biaya perpanjangan keanggotaan.

Success Plan HNI Selaras Dengan Pedoman Penjualan Langsung Syariah

Success Plan HNI telah mendapatkan persetujuan halal secara syariah oleh DSN MUI, hal ini terbukti karena HNI menjadi salah satu perusahaan berbasis networking yang masuk dalam daftar MLM Halal Syariah Indonesia .

Sertifikasi halal syariah ini tentunya memberikan ketenangan bukan hanya bagi management dan pemangku kekuasaan saja, tapi yang terpenting semua agen HNI bisa semakin mantap dalam mengembangkan bisnisnya sebab telah memiliki payung hukum sesuai syariat Islam.

Ada rumus atau pakem yang sudah menjadi acuan bahwa dalam rangka meraih Sukses menjalankan bisnis HNI setidaknya ada tiga faktor utama yang harus ada, yaitu sebagai berikut :

  • Level kepangkatan harus tinggi
  • Raihan total poin penjualan produk pada jaringan (TPG) yang besar
  • Menerapkan pola kerja yang sudah terbukti efektif (CaKeB = cara kerja benar)

Berikut dibawah ini adalah penjelasan lengkap Success Plan HNI yang meliputi jenjang kepangkatan, bonus, reward, royalti berserta syarat dan ketentuan untuk mendapatkannya.

Karena penjelasan mengenai marketing plan HNI ini cukup panjang (sekitar 20 menit), disarankan baca dulu sesuai kebutuhan, bagian mana yang ingin diketahui. Mitra akan lebih faham setelah membaca secara berulang-ulang.


1. KEUNTUNGAN LANGSUNG

Keuntungan langsung atau discount ini merupakan benefits pertama yang bisa dinikmati oleh semua agen HNI tanpa terkecuali. #discount

Setiap orang yang sudah memiliki nomor ID berhak mendapatkan ini. Agen membeli produk sesuai dengan harga member yang tentunya lebih murah.

Kemudian agen menjual ke customer dengan harga konsumen (lebih mahal). Selisih harga beli dikurangi dengan harga jual ke konsumen itu menjadi keuntungan bagi Agen HNI yang bersangkutan.

Atau bila Agen tidak menjual produk tersebut, dan hanya digunakan untuk keperluan pribadi, maka disebutnya dengan harga discount.

Mengapa disebut DISCOUNT?

Karena harga yang telah ditetapkan untuk agen atau member jauh lebih murah daripada konsumen (non-member). Prosentase discount ini berbeda-beda pada tiap produk.

Untuk memudahkan pemahaman uraian keuntungan langsung / discount ini, silahkan baca penjelasan dengan contoh dibawah ini:

Gamat Kapsul HNI : harga konsumen Rp. 130.000

  • Harga agen / harga member : Rp. 100.000
  • Keuntungan Langsung : 30.000
  • Discount : 23%
  • Poin : 40

Saat membeli produk gamat HNI sebagai agen atau member maka akan dikenakan harga discount sebesar 100rb, agen bisa jual ke konsumen dengan harga 130rb, maka ada profit sebesar 30rb rupiah.

Selisih 30rb (berasal dari 130rb - 100rb) itulah yang dinamakan keuntungan langsung.

Atau dengan kata lain sebagai agen akan mendapatkan harga discount sebesar 23% lebih murah bila dibandingkan sebagai konsumen biasa.

Cara hitungnya : 30rb dibagi 130rb dikali 100% = 23%

Disamping itu, sebagai agen akan mendapatkan cashback sebesar 40 poin. Satu poin setara dengan seribu rupiah. Poin inilah yang akan dijadikan penentu besaran bonus Agen pada awal bulan berikutnya.

Cara perhitungan tentang poin ini bisa dipelajari dibawah.

Contoh lain : Produk Stimfibre harga konsumen Rp. 350.000

  • Harga untuk member / agen : Rp. 250.000
  • Keuntungan Langsung : 100.000
  • Discount : 28.5%
  • Poin : 100

Melihat penjelasan diatas, tentu sangat menguntungkan bila membeli produk HNI setelah menjadi AGEN atau member. Karena akan mendapatkan harga lebih murah, bisa menjual kepada konsumen dan mendapatkan cash back diawal bulan berikutnya.

So, jangan ragu untuk segera JOIN HNI sekarang juga. Hanya 10ribu saja kok.

2. JENJANG KEPANGKATAN

Success Plan berikutnya yang harus difahami oleh para Agen adalah berkaitan dengan pangkat atau level. #pangkat

Secara garis besar pangkat di HNI ada tujuh jenjang (diluar LED) yaitu Agen Biasa, Manager, Senior Manager, Executive Manager, Director, Senior Director dan Executive Director.

Pangkat agen berkorelasi dengan prosentasi bonus yang didapatkan. Semakin tinggi pangkat, maka semakin tinggi pula bonusnya.

Pada tujuh jenjang diatas tidak mengenal istilah downgrade atau turun pangkat. Inilah kebaikan HNI, tidak akan menurunkan pangkat yang sudah dicapai oleh agen-agennya.

Tidak ada DOWNGRADE kepangkatan di HNI

Sebagai contoh, bulan ini Agen berhasil naik pangkat menjadi ED, lalu bulan depan atau beberapa bulan ke depan pasif tanpa belanja dan aktivitas apapun, pangkat ED yang sudah diraih akan tetap melekat padanya.

Enak bukan?

Berikut ini adalah urutan pangkat HNI dimulai dari yang paling awal bergabung:

2.1 Agen Biasa (AB)

Inilah pangkat awal semua agen HNI pada saat awal bergabung. Prosentase bonus pribadi yang diberikan kepada level AB ini bervariasi mulai dari 10% hingga 14%.

Prosentase bonus pribadi adalah besaran yang diberikan kepada semua agen yang melakukan pembelian produk untuk keperluan diri sendiri (belanja pribadi).

Besarnya tergantung pada berapa banyak poin belanja pribadi plus belanja mitra dibawahnya (TPG) yang terakumulasi tanpa batas waktu, dengan mengikuti syarat ketentuan berikut ini:

  • Akumulasi belanja kurang dari 1000 poin : AB 10%
  • Akumulasi belanja antara 1000 poin sampai 1999 poin : AB 14%
  • Akumulasi poin dari 2000 hingga 2999 : AB17%

Semakin besar prosentase, maka semakin besar pula cashback yang didapatkan oleh agen.

2.2. Manager (M) :

Manager merupakan pangkat kedua setelah AB. Akumulasi poin pada AB17% bila telah menembus batas 3000poin, maka berhak menyandang pangkat Manager. Berikut kriterianya:

  • Syarat M : sudah mencapai minimal 3000 poin akumulasi poin pribadi dan jaringan (mitra binaan dibawahnya)
  • Mendapatkan Bonus Pribadi : 20%

Syarat minimal akumulasi 3000p (tanpa batas waktu) menjadi ketentuan baku bagi AB yang ingin loncat menjadi Manager.

Namun disamping ketentuan tersebut, biasanya HNI senantiasa mengadakan promo New Manager sebagai bentuk akselerasi bagi AB yang bertekad jadi Manager tanpa perlu mengumpulkan poin 3000.

Promo ini biasanya berbeda-beda sesuai dengan kebijakan yang dianggap terbaik oleh HNI pusat untuk para agen.

Adapun promo new manager hingga akhir tahun 2020 adalah cukup dengan terkumpulnya TPG sebanyak 1400poin saja.

Untuk penjelasan lengkap mengenai promo New Manager 2020 bisa cek pada link berikut ini.

2.3. Senior Manager (SM)

Agen berpangkat Manager bisa naik ke level diatasnya (yaitu Senior Manager), bila yang bersangkutan telah memiliki 3 orang mitra di generasi pertama (G1) atau level1 yang berpangkat Manager juga.

Untuk jadi SM tidak harus melalui M dulu, karena secara system AB juga bisa loncat 2 tangga kepangkatan langsung jadi SM.

Syaratnya tetap sama, apabila telah memiliki mitra di G1 dengan pangkat Manager minimal sebanyak 3 orang pada jalur yang berbeda.

  • Syarat SM : telah ada 3 mitra Manager di Generasi 1
  • Bonus pribadi : 23%

Dengan demikian AB atau M yang telah memiliki 3 jalur M di G1 sudah memenuhi syarat untuk jadi Senior Manager.

AB/M + 3 jalur M = SM

2.4. Executive Manager (EM)

Ini merupakan pangkat ke4 di HNI. Bila AB/M/SM telah memiliki enam mitra pada G1 yang berpangkat Manager serta berada pada jalur yang berbeda, maka yang bersangkutan sudah memenuhi syarat untuk jadi Executive Manager.

Harap diingat ya, seluruh 6 mitra Manager ini haruslah berada pada generasi pertama (level1) pada jalur berbeda. Jika tidak, maka tidak qualified jadi EM.

  • Syarat EM : mempunyai 6 mitra Manager di G1 pada jalur berbeda
  • Bonus pribadi : 26%

2.5. Director (D)

Pangkat ini sudah menunjukkan tanda-tanda kehidupan bakal lahirnya seorang leader HNI. Biasanya saat menapaki pangkat Director ini, seorang agen sudah memiliki rasa percaya diri yang lebih baik.

Juga kepercayaan bahwa bisnis HNI memang sangat potensial, menjanjikan serta layak diperjuangkan "hingga tetes darah penghabisan". (lebay banget ya...😊)

Inilah pangkat yang cukup menjadi modal bagi agen HNI untuk meraih jenjang level berikutnya dengan lebih mudah dan tentunya lebih nikmat. Setidaknya ini berdasarkan pengalaman admin saat tiba dititik director.

Berusaha sekeras mungkin memacu 6 Manager G1 yang telah dimiliki sejak memegang EM, agar minimal 2 jalur menjadi SM (Senior Manager).

Jika GOAL, agen akan diberikan hadiah oleh HNI menjadi seorang director.

  • Syarat Director : minimal punya 2 mitra G1 berpangkat SM dan 4 mitra G1 berpangkat M
  • Bonus pribadi : 29%

Member HNI pioneer yang saat ini sudah berada pada level ini, admin ucapkan selamat. Langkah ke depan in syaa Allah aken lebih menyenangkan.

2.6. Senior Director (SD)

Bila menjadi seorang Director butuh 2 mitra SM di G1, maka langkah selanjutnya adalah cari minimal 2 M G1 di jalur berbeda untuk dijadikan SM. Dengan demikian nantinya akan ada 4 mitra G1 yang berpangkat SM, dan 2 mitra G1 berpangkat M.

Komposisi jaringan seperti diatas sudah memenuhi syarat untuk seorang agen HNI naik menjadi Senior Director.

Berada pada posisi ini, agen akan semakin prestisius karena selangkah lagi sampai pada prosentase pangkat teratas yaitu Exeutive Director.

  • Syarat SD : punya 4 mitra SM dan 2 mitra M (semua berada pada generasi pertama)
  • Bonus pribadi : 32%

2.7. Executive Director (ED)

Ini dia, pangkat paling bergengsi; menjadi seorang Executive Director. Sukses selalu bagi member HNI yang sudah mencapai level ini.

Executive Director merupakan pangkat prosentase tertinggi di HNI. Peluang dan potensi untuk mendapatkan berbagai macam jenis bonus, royalti dan reward-reward lainnya sangat terbuka luas.

Ini adalah batu pijakan pertama untuk Agen HNI yang ingin memiliki penghasilan tanpa batas yang bisa mengalir terus setiap bulan.

Sebelum mengupas pangkat ini, berikut syarat untuk naik jadi ED:

  • Sudah mempunyai 6 mitra G1 yang berpangkat SM
  • Bonus pribadi : 35%

Mengapa ini dikatakan batu pijakan pertama?

Sebab pangkat ini merupakan syarat dasar bagi agen HNI untuk menjadi seorang True LEADER yang sebenar-benarnya.

Berada dalam kawanan executive director, menjadi modal utama bagi Agen HNI bisa masuk lebih dalam ke barisan Loyal Executive Director (LED).

Disanalah terkumpul para pejuang tangguh HNI bermukim. Dengan mengucap janji setia hanya untuk membesarkan HNI semata, tanpa melirik bisnis sejenis lainnya.

Dengan syarat dan ketentuan yang sudah diatur oleh perusahaan, seorang ED memiliki potensi untuk menjadi seorang LOYAL.

Peringkat di Level Executive Director

Pangkat ED memiliki jenjang peringkat sesuai dengan prestasi yang dicapai. Peringkat ini berdasarkan syarat dan ketentuan yang dievaluasi dalam periode LED setiap 2 bulan berturut-turut.

Dengan akumulasi TPG sebesar minimal 72rb poin plus total BBG 14juta rupiah selama 2 bulan berturut-turut dalam sebuah periode, maka agen dengan status ED berhak mendapatkan privilege sebagai seorang Loyal Executive Director.

Yang bersangkutan akan mendapatkan bonus LED dari perusahaan secara proporsional.

Berikut peringkat pada level ED:

  • Gold : pangkat agen menjadi GED (Gold Executive Director). Bila yang bersangkutan memenuhi syarat jadi LED, pangkatnya jadi LGED.

    Untuk jadi GED seorang agen tidak harus menjadi LED. Begitu pula untuk menjadi LED tidak harus berpangkat GED.

    Ini terkait dengan syarat dan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh perusahaan dan dijelaskan lebih lanjut dibawah.
  • Diamond : sama seperti diatas, agen akan berpangkat DED atau LDED (bila sudah menjadi LED)
  • Crown : CED atau LCED
  • Sapphire : LCED Sapphire. Mulai pangkat ini agen HNI akan mendapatkan royalti SEP (royalti khusus bagi pemegang Sapphire Emerald Platinum)
  • Emerald : LCED Emerald
  • Platinum : LCED Platinum

Berbeda dengan level kepangkatan pada HNI yang tidak bisa turun atau downgrade, peringkat pada level ED (cluster) bisa turun kebatas terendah bila agen tidak bisa mempertahankan syarat dan ketentuan yang sudah digariskan oleh perusahaan.

Peringkat PLATINUM seorang ED bisa hilang atau downgrade ke level dibawah nya menjadi emerald, sapphire, LCED, LDED, LGED atau bahkan hanya menjadi ED bila syarat tidak terpenuhi.

Untuk saat ini peringkat pangkat tertinggi di HNI adalah Platinum. Secara sederhana level dan kepangkatan bisa diurutkan sebagai berikut :

AB > M > EM > SM > D > SD > ED > GED > DED > LCED > Sapphire > Emerald > Platinum

3. JENIS BONUS

Salah satu bentuk penghargaan perusahaan HNI terhadap para agen-agennya bisa tercermin melalui skema bonus yang diberikan.

Karena berlandaskan syariah yang merujuk pada persyaratan ketat DSN MUI Indonesia, bonus yang diberikan kepada agen adalah murni dan pure 100% atas prestasi penjualan/pembelian produk yang dilakukan oleh agen dan jaringan dibawahnya.

Sebagaimana sebuah bisnis pada umumnya, keuntungan HNI sepenuhnya berasal dari hasil penjualan produk, baik itu produk yang dipakai sendiri oleh para agen maupun yang dikonsumsi oleh customer.

Berkaitan dengan penjelasan bonus, ada 4 komponen utama dalam menentukan besarnya penghargaan kepada agen yaitu sebagai berikut:

  • BONUS : merupakan reward atau penghargaan yang diberikan perusahaan sesuai dengan target penjualan agen masing-masing beserta jaringannya.
  • ROYALTI : berbeda dengan bonus, royalti merupakan reward atau pembagian keuntungan yang berasal dari omzet perusahaan secara keseluruhan dibagikan secara proporsional kepada agen yang berhak.
  • Target Prestasi (TP) : adalah hasil capaian agen atas pembelian atau penjualan produk sesuai akad
  • POIN : ini hanya sebuah istilah saja yang digunakan untuk menjabarkan besaran nilai yang terkandung pada sebuah produk dalam menentukan bonus. (1 poin = 1000 rupiah)

3.1. Bonus Agen Stok (BAS)

Ini adalah jenis bonus HNI yang hanya diberikan kepada agen dengan status Agen Stok dengan ketentuan besarnya persentase sebagai berikut : #bas

  • Agency Center (AC) : 16%
  • Distribution Center (DC) : 13%
  • Stock Center (SC) : 11%

Masih ada yang bingung ketika seorang Agen menjadi agen stokis (SC/DC/AC). Salah satu yang sering ditanyakan adalah apakah harga produk untuk agen stokis lebih murah daripada harga agen?

Ternyata harga yang diberikan oleh perusahaan kepada agen stokis adalah sama.

What?

Iya harga sama dengan agen biasa. Lalu timbul pertanyaan kedua, jika sama lalu apa kelebihan atau keuntungan stokis dari pada agen biasa jika harga produknya sama?

Ternyata ini jawabannya.

Memang harga beli untuk agen stokis saat order ke kantor pusat atau level yang lebih atasnya adalah sama dengan harga perolehan agen biasa.

Hanya saya pada saat stokis jual produk tersebut kepada agen, akan mendapatkan bonus yang besarnya sesuai ketentuan diatas.

Prosentasi 16%, 13% dan 11% sebagai ukuran bonus agen stokis diambil dari poin produk yang terjual ke agen/konsumen.

Contoh : jika akumulasi penjualan seorang SC dalam 1 bulan sebesar 5juta, lalu berapa bonus SC tersebut?

Ingat ya, dalam menghitung bonus agen stokis, yang menjadi perhitungan bukanlah omzet tapi poin.

Bila omzet 5juta rupiah, maka harus dicek berapa poin produk dari penjualan 5juta tersebut. Secara rata-rata akan didapatkan poin sebesar 1500 sampai 1600, karena ini bergantung pada produknya.

Dengan demikian maka perhitungan bonusnya sbb: 1500 poin x 11% x 1000rupiah = 165000 rupiah

BAS = ∑ Poin Penjualan x % Agen Stok x 1000

Mengapa setelah SC upgrade jadi DC Bonus Agen Stok malah turun?

Ini ada pertanyaan dari salah satu mitra saya. Ketika jadi DC dengan penjualan 12juta (dalam satu bulan) mendapatkan bonus lebih kecil daripada saat masih SC pada bulan sebelumnya meskipun dengan omzet 7juta rupiah.

Sepertinya ini tidak mungkin dan tidak masuk akal.

Coba bayangkan sejenak, DC dengan 13% punya omzet 12juta, bonusnya bisa kalah dengan SC 11% penjualan hanya 7juta saja.

Setelah dicek dan dibongkar HSIS nya, baru kelihatan penyebabnya, ternyata seperti ini.

Saat jadi SC, omzet 7juta rupiah pure semua dijual ke agen biasa, sehingga semua poin produk sekitar 2300 mendapatkan faktor kali sebesar 11%.

Tapi saat mitra ini upgrade jadi DC, ternyata melakukan penjualan sekaligus aktivasi 2 mitra stokis dibawahnya.

Jadi secara prosentasi yang mendapatkan faktor kali 11% hanya 2juta saja atau sekitar 680 poin. Sedangkan poin penjualan kepada stokis sebesar 3400p hanya mendapatkan faktor kali 2% .

Mengapa penjualan DC ke SC hanya dapat 2%?

Sebabnya adalah anggaran prosentase bonus DC adalah 13% dan SC 11%, dengan demikian saat DC menjual ke SC maka hanya dapat bonus 2% saja sebagai selisihnya (13%-11%).

Jadi jangan beranggapan DC jual ke SC akan mendapatkan 13% ya, karena prosentase ini adalah perhitungan bila DC langsung jual ke agen biasa.

Mari kita lihat bagaimana cara hitungnya:

  • SC : omzet 7 juta (2300 poin)
  • DC : omzet 12 juta ( 4080 poin : 3400 poin jual ke SC + 680 poin ke agen biasa)

Bonus saat SC
- langsung jual ke agen : 2300 poin x 11% = 253.000 rupiah

Bonus setelah DC
- aktivasi / jual ke SC : 3400 poin x 2% = 68.000 rupiah
- jual ke agen 680 poin x 11% = 74.800
- Total bonus DC = 142.800 rupiah

Dari perhitungan tersebut baru terlihat perbedaannya bukan? Jadi tetap koodinasi terus dengan mentor masing-masing ya bila ada kendala seperti ini.

3.2. Bonus Prestasi Pribadi (BPP)

Ini adalah bonus yang diberikan oleh HNI atas raihan poin TP pribadi agen yang bersangkutan, besar poin dikali dengan prosentase kepangkatan. #bpp

Untuk mendapatkan bonus ini tidak ada syarat belanja minimal, karena berapa pun poin belanja agen akan tetap mendapatkan BPP.

Contoh seorang agen baru (AB10%) belanja produk Gamat kapsul, contoh perhitungan BPP yang bersangkutan adalah sebagai berikut:

  • Gamat kapsul : poin 40
  • Pangkat AB
  • Prosentase bonus TP : 10%
  • Perhitungannya : 40p x 10% x 1.000 = 4.000 rupiah
  • Catatan : 1 Poin setara dengan 1.000 rupiah
BPP = Poin TP x % pangkat x 1000

3.3. Bonus Prestasi Group (BPG)

Bonus Prestasi Group (BPG) adalah persentase (%) level kepangkatan dikali dengan total poin group (TPG tidak termasuk poin pribadi) setelah itu di kurangi BPG dari mitra yang aktif. #bpg

Syarat untuk mendapatkan bonus BPG ini adalah harus melakukan target prestasi (TP) minimal 100 poin.

Berikut contoh simple perhitungan BPG :

Contoh hitung bonus bpp bpg

Catatan :

  • Prosentase level ED : 35 %
  • Prosentaset level SM : 23%
  • Silahkan cek kembali dasar pengenaan persen pada penjelasan pangkat diatas

3.4. Bonus Generasi Pangkat (BGP)

Agen HNI bisa mendapatkan bonus BGP bila telah memenuhu beberap syarat dan ketentuan dibawah ini :#bgp

  • Pangkat minimal Manager (M)
  • Mempunyai mitra berpangkat minimal Manager aktif
  • Manager aktif adalah agen yang telah melakukan TP pribadi minimal 200 poin.
  • Bonus BGP diberikan pada kedalaman 3 hingga 10 generasi sesuai dengan kualifikasi dan syarat berlaku

Bonus Generasi Pangkat (BGP)

Ketentuan dan syarat bisa memperoleh bonus BGP generasi G4-G10 :

  • BGP G4-G6
    Memiliki minimal 3 jalur aktif dengan total omset 2 jalur terbesar minimal 6000 poin kemudian jalur ke-3 dan seterusnya minimal 3000 poin.
  • BGP G7-G10
    - Sudah menjadi LED (Loyal Executive Director)
    - TP Pribadi minimal 600 poin
    - Memiliki TPG (Total Poin Group) minimal 36.000 poin, per jalur dihitung maksimal hanya 9.000 poin

Untuk contoh perhitungan secara detil bonus BGP ini bisa dipelajari di buku starterkit Panduan Sukses HNI.

3.5. Bonus Gold - Diamond - Crown (GDC)

Bonus GDC ini sesuai namanya hanya diberikan kepada agen berperingkat GED/DED/CED atau yang lebih tinggi dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut: #gdc

GED (Gold Executive Director)

  • Melakukan TP Pribadi minimal sebesar 600 poin
  • Sudah mempunyai 2 ED aktif dengan omset grup minimal 9.000 poin pada jalur berbeda
  • ED aktif yang dimaksud tidak harus berada di Generasi-1 (G1) serta TP 200p
  • Memiliki omset grup di jalur lainnya minimal = 9.000 poin

DED (Diamond Executive Director)

  • Memiliki 4 ED aktif dengan omset grup 9.000 poin dijalur yang berbeda
  • Syarat lainnya sama dengan GED

CED (Crown Executive Director)

  • Minimal mempuyai 6 orang ED yang berbeda jalur dengan omset grup 9.000 poin
  • Syarat lainnya sama dengan GED

Skema Bonus GDC :

BONUS G1 G2 G3 G4 G5
GED 3% 2% 2% - -
DED 3% 2% 2% 2% -
CED 3% 2% 2% 2% 1%

3.6. Bonus Bersih Group (BBG)

Bonus Bersih Grup (BBG) merupakan akumulasi dari seluruh bonus yang diperoleh agen dikurangi dengan BAS (Bonus Agen Stok) dan BPP (Bonus Prestasi Pribadi). BBG bukan jenis bonus yang bisa menambah raihan bonus agen. #bbg

Bonus BBG menjadi alat ukur seberapa besar prestasi yang dimiliki jaringan seorang agen diluar prestasi individu agen yang bersangkutan.

BBG = Total Bonus - BAS - BPP

Dari BBG jelas terlihat bagaimana kekuatan murni group seorang agen sebagai sebuah aset yang paling berharga.

Standar kesehatan dan kekuatan jaringan seorang Agen HNI bisa tercermin secara langsung dari seberapa besar BBG yang di peroleh.

Sehingga besaran bonus BBG selalu menjadi acuan dalam menentukan apakah seorang agen layak menjadi LED atau tidak.

Selain hal tersebut, raihan bonus BBG juga digunakan oleh perusahaan sebagai salah satu komponen peringkat atau rangking LED serta acuan pemberian reward yang dilakukan dalam sebuah PROMO HNI.

4. JENIS ROYALTI

Bila bonus merupakan reward atau penghargaan kepada agen HNI berdasarkan prestasi agen beserta jajaran dibawahnya, adapun ROYALTI bentuk lain reward kepada agen yang perhitungannya berdasarkan prestasi perusahaan secara global.

Artinya bila perusahaan mengalami kemajuan, maka secara otomatis royalti yang akan dibagikan pada seluruh agen juga akan mengalami peningkatan.

Hanya saja pembagian royalti ini dilakukan secara proporsional sesuai dengan prestasi dan sumbangsih dari agen yang bersangkutan.

Berikut ini adalah beberapa jenis ro

4.1. Royalti Stabilitas Belanja (RSB)

Ini adalah jenis royalti yang hanya diberikan kepada agen HNI dengan pangkat AB atau M, pangkat lain tidak mendapatkan. #rsb

Royalti RSB bertujuan sebagai pemicu bagi agen baru agar lebih semangat hijrah kepada produk-produk HNI yang halal dan thoyyib.

Syarat memperoleh RSB:

  • Pangkat AB atau M
  • TP pribadi dalam 1 bulan minimal 600 poin
  • Atau TP 200 p dalam 3 bulan berturut-turut, pada bulan ke3 RSB diberikan

Royalti RSB dianggarkan oleh perusahaan sebesar 5% dari total poin internasional yang dibagikan secara merata kepada agen yang memenuhi syarat tersebut di atas.

Ayo agen HNI pioneer yang masih AB dan Manager ikuti syarat ini agar bisa juga mendapatkan royalti RSB.

Pastikan TP 600p dalam bulan ini. Atau bisa juga dengan lakukan 3 bulan secara istiqomah TP 200p, maka di bulan ke-3 akan mendapatkan RSB.

  • Anggaran 5% omzet poin internasional
  • TP Pribadi minimal 600p (satu bulan) atau 200p (3 bulan berturut-turut)
  • Khusus untuk pangkat AB dan Manager
  • Perhitungan : 5% x omzet poin international / agen yang memenuhi syarat

4.2. Royalti Kemajuan Jaringan (RKJ)

Bila RSB hanya untuk AB dan M, maka Royalti RKJ merupakan kebalikannya, diberikan kepada agen dengan pangkat diatas AB dan M. #rkj

Royalti RKJ dianggarkan sebesar 9% dari raihan poin international dibagi secara proposional berdasarkan perolehan poin masing-masing agen.

Untuk mendapatkan RKJ harus memenuhi syarat sebagai berikut ini :

  • Pangkat minimal sudah Senior Manager (SM)
  • TP Pribadi 200p : Nilai RKJ x1
  • TP Pribadi 600p : Nilai RKJ x3
RKJ = Index RKJ Agen / Index RKJ Internasional x 9% x Poin Internasional

Catatan : 1 index RKJ = 1000 poin

Perhitungan index RKJ pada masing-masing pangkat sebagai berikut:

  • SM : Index maksimun perjalur 2
  • EM : Index maks perjalur 3
  • D : Index maks perjalur 4
  • SD : Index maks perjalur 5
  • ED : Index maks perjalur 6

Contoh perhitungan RKJ :

Untuk memudahkan pemahaman mengenai perhitungan RKJ ini lihat contoh perhitungannya dibawah ini.

Misal ada data tersaji sebagai berikut :

  • Poin internasional : 7.000.000 poin
  • Index RKJ Internasional : 40.000 index
  • Agen dengan level EM (Executive Manager) dengan mitra sbb :
    Jalur1 : 2000 P ==> 2RKJ
    Jalur2 : 2000 P ==> 2RKJ
    Jalur3 : 4000 P ==> 3RKJ
    Jalur4 : 4000 P ==> 3RKJ
    Jalur5 : 4000 P ==> 3RKJ
    Jalur6 : 6000 P ==> 3RKJ

Bagaimana cara hitungnya dan berapa RKJ yang didapatkan agen tersebut?

Pertama lihat berapa index RKJ yang berhasil dikumpulkan dengan data mitra 6 jalur diatas.

Perhatikan Jalur3 ada 4000P seharusnya mendapatkan 4 index RKJ (karena 1RKJ = 1000P). Cek juga Jalur6 ada 6000P tapi indek RKJ tetap 3 bukan 6.

Apa penyebabnya?

Ya! Benar sekali.

Itu disebabkan tidak lain karena agen dengan pangkat EM hanya memiliki maksimal 3 indek RKJ.

Jadi dengan demikian sudah didapatkan total indek RKJ agen tersebut = 2+2+3+3+3+3= 16 index RKJ

Maka perhitungannya sekarang menjadi lebih mudah yaitu:

  • TP 200p : 16/40.000 x 9% x 7.000.000 x Rp.1000 = 252.000
  • Dengan TP 600 = 252.000 x 3 = 756.000

Dengan TP 600p maka RKJ yang didapatkan agen bisa melesat menjadi 3 kalinya atau 300%.

4.3. Royalti LED

Sesuai namanya, royalti LED hanya diberikan secara khusus kepada agen yang sudah menyandang peringkat Loyal Executive Director. #led

Syarat untuk mendapatkan royalti ini adalah sebagai berikut:

  • TP Pribadi LED = minimal 600 poin
  • Agen yang berhak menyandang peringkat LED ditetapkan dengan SK Direksi dalam satu periode LED
  • Anggaran royalti sebesar 5% dari kumpulan poin internasional dibagi secara proporsional berdasarkan prestasi LED
  • Poin per jalur yang dimiliki LED maksimal yang dihitung hanya 18.000 poin.

4.4. Royalti Komitmen Tahunan (RKT)

Bonus ini bisa merupakan tabungan bagi LED yang qualified. Karena meskipun bonus didapatkan setiap bulan, namun akan dibayarkan pada awal tahun berikutnya. #rkt

Itulah mengapa ada istilah TAHUNAN pada nama royalti ini, karena mengacu pada waktu pencairannya.

Bonus RKT mendapat anggaran dari perusahaan sebesar 3% dari poin internasional, yang dihitung setiap bulan namun dibagikan tahunan (1 tahun sekali).

RKT tidak untuk semua LED

Meskipun ini bonus diberikan kepada LED, tapi tidak semua LED bisa mendapatkan bonus RKT ini. Karena ada syarat lainnya yang harus dipenuhi oleh seorang LED agar bisa mendapatkan bonus ini.

Syarat Royalti RKT:

  • LED memiliki minimal 6 jalur kokoh
  • Jalur kokoh adalah minimal TPG 6000 poin
  • Dihitung secara proporsional sesuai jalur kokoh
  • Diperhitungkan setiap bulan, namun dibayarkan setiap tahun
  • Diberikan hanya kepada LED qualified yang masih berkomitmen dengan HNI hingga RKT dibagikan

Penentuan angka index jalur kokoh:

  • 6.000-8.999 poin : index 1
  • 9.000-17.999 poin : index 2
  • Poin diatas 18.000 : index 3

Adapun LED yang tidak memenuhi syarat kokoh 6 jalur, index yang dimilikinya tetap dihitung untuk menambah pembagi pada perhitungan RKT.

4.5. Royalti LED Sapphire, Emerald dan Platinum (SEP)

Ini jenis royalti yang menjadi impian seluruh LED HNI. Bila mendapatkan royalti ini, itu artinya seorang LED sudah berada di puncak prestasi, karena untuk mendapatkan bonus SEP syarat dan tantangannya tidak kecil. #sep

Bila melihat rangkaian dari seluruh bonus dan royalti HNI, inilah ROYALTI yang paling prestisius, setidaknya menurut saya sendiri. Super keren abis...

Royalti SEP diberikan kepada LED yang telah memenuhi syarat dan ketentuan, menggunakan anggaran poin internasional sebesar 2,5% dengan pembagian sebagai berikut:

  • Sapphire : 1% dari poin international
  • Emerald : 0,8%
  • Platinum : 0,7%

Syarat pertama bagi LED untuk mendapatkan SEP adalah minimal TP pribadi sebesar 600P dengan memiliki jalur kokoh yang telah ditetapkan sebagai berikut:

  • Sapphire : memiliki minimal 7 Jalur ED @ 24.000 poin
  • Emerald : 9 Jalur ED @ 24.000 poin
  • Platinum : 12 Jalur ED @ 24.000 poin

Royalti LED Sapphire

Royalti Sapphire memiliki porsi 1% dari total omset poin HNI secara international.

  • Dibagi rata bukan hanya kepada LED Sapphire, tapi diberikan juga untuk LED Emerald serta LED Platinum yang telah memenuhi syarat.
  • Adapun royalti LED Shapphire yang diberikan pada masing-masing agen penerima adalah maksimal 1x BBG LED Sapphire tersebut.

Royalti LED Emerald

Royalti LED Emerald diberikan sebesar 0.8% dari omset poin HNI Internasional dengan mekanisme perhitungan sbb:

  • Dibagi rata untuk seluruh LED Emerald dan LED Platinum yang memenuhi syarat.
  • Maksimal Royalti LED Emerald : 1.5x BBG dari LED Emerald.

Royalti LED Platinum

Perusahaan memberikan sebesar 0.7% dari omset poin HNI International untuk royalti Platinum:

  • Dibagikan secara rata kepada seluruh LED Platinum yang memenuhi syarat

Royalti SEP ini bisa dikeluarkan berdasarkan standar minimal omzet HNI International yang ditentukan dengan SK Direksi.

5. PENUTUP

Uraian Success Plan HNI ini diadaptasi dari link sumber https://hni.net/success-plan, dengan penjelasan tambahan untuk memudahkan pemahaman. Bila ditemukan perbedaan dalam penjelasan, rujukan yang menjadi pegangan tetap berada pada link sumber milik HNI pusat.

Anda masih bingung atas penjelasan diatas, silahkan kontak mentor masing-masing, adapun bagi member HNI pioneer bisa langsung kontak admin melalui jalur WA di Member Area.

Disclaimer:
Bagi agen (baik member maupun non-member HNI pioneer) yang ingin publikasi ulang artikel marketing plan HNI ini ke situs lain, baik sebagian maupun keseluruhan di-HARUS-kan mencatumkan link sumber HNI pioneer : https://hnipioneer.com/page/news/success-plan-dan-system-bonus-hni sebagai kredit pada website ini.

Article #73
Posted :
Views: 121.203

Success Plan HNI Perhitungan Bonus dan Kepangkatan

Daftar Agen HNI Cuma 10rb

Share FaceBook

Share Twitter

Share Pinterest

Share Telegram

Share Linkedin