Bilberry Kapsul HNI HPAI

Produk Bilberry Kapsul

Meningkatkan Fungsi Penglihatan Mata


Buah ajaib mengandung antosianin paling tinggi di kelasnya, bersifat antioksidan menangkal radikal bebas, memperbaiki fungsi penglihatan dan kesehatan tubuh

Produk_HNI_96 : Views 74.303
Posted 24-Jan-2020 : Updated 18-Oct-2020
10 min read

Deskripsi Label Produk

Bilberry Kapsul
Harga : Rp.150.000

2765_Rating 3/5 :

Izin BPOM TR : 123 366801
Halal LPPOM MUI : 00130056471010

Penjelasan label produk sesuai dengan izin edar BPOM / MUI / Dinkes atau izin penerbitan ISBN.

Manfaat dan khasiat:

Bilberry digunakan untuk membantu memelihara kesehatan pada mata dan kesehatan tubuh secara umum.

Komposisi : Ekstrak Bilberry
Setiap kapsul mengandung : Vaccinum myrtillus fructus extracum 500 mg

Dosis Pemakaian : Untuk dewasa 2 x 2 kapsul pagi dan sore

Anjuran : Sebaiknya dikonsumsi setelah makan dan diiringi dengan memperbanyak asupan air putih hangat

Disclaimer

Manfaat Kandungan / Materi

Sudah tahu buah bilberry belum? In syaa Allah sudah ya.Tanaman ini memang sangat terkenal. Bilberry dengan nama ilmiah vaccinium myrtillus merupakan salah satu sumber penghasil antosianin alami paling kaya jika dibandingkan dengan buah lainnya.

Antosianin sendiri bila merujuk pada wikipedia.org adalah pigmen yang bisa larut didalam air, pigmen ini secara alamiah dimiliki oleh berbagai jenis tanaman. Pigmen juga yang memberi warna hijau pada daun, buah dan bunga. Antosianin saat ini sudah banyak dimanfaatkan pada berbagai aplikasi dan produk sebagai zat pewarna alami.

Antosianin memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai zat antioksidan untuk mencegah terjadinya aterosklerosis atau penyumbatan pembuluh darah pada tubuh seseorang. Cara kerja antosianin adalah dengan menghambat pembentukan aterogenesis melalui oksidasi lemak buruk didalam tubuh, yakni low-density lipoprotein (lipoprotein densitas rendah) / LDL.

Komponen polifenol yang terkandung pada bilberry memberi warna biru atau hitam mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Dipercaya merupakan bioaktif utama yang memberikan manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan.

Sebenarnya bilberry tidak hanya memiliki khasiat yang khusus untuk penglihatan mata saja, namun lebih dari itu bilberry dilaporkan bisa membantu menurunkan glukosa darah, mempunyai efek anti-inflamasi atau anti-radang, berfungsi sebagai penurun lipid, meningkatkan antioksidan serta menurunkan stres oksidatif akibat radikal bebas berlebih dalam tubuh.

Oleh sebab itu bilberry sangat potensial untuk pengobatan atau pencegahan berbagai kondisi pasien yang terkait dengan masalah peradangan, hiperglikemia atau peningkatan stres oksidatif, dislipidemia atau penyumbatan arteri, penyakit kardiovaskular (CVD), kanker/tumor, diabetes, demensia (menurunya fungsi memory) serta penyakit terkait usia lainnya.

Disamping hal tersebut diatas, pernah juga ada laporan yang mengatakan bahwa bilberry ternyata mempunyai aktivitas antimikroba.

Sebutan untuk bilberry antara lain: blaeberry, blueberry Eropa, huckleberry dan whortleberry. Bilberry masuk keluarga beri-berian dalam genus Vaccinium. Terkadang bilberry dan blueberry dianggap sebagai buah yang sama, padahal realitanya berbeda. Penampakan keduanya memang sangat mirip karena masih kerabat dekat. Sebagai pembeda pada ujung bilberry tidak ada mahkota.

KANDUNGAN SENYAWA AKTIF BILBERRY

Menukil artikel dari laman ncbi.nlm.nih.gov, bilberry memiliki berbagai zat atau senyawa fenolik, termasuk flavonol (catechin, quercetin), kemudian ellagitannin, ada tanin serta asam fenolik.

Kandungan antosianin pada bilberry hingga kini merupakan kontribusi paling besar pada campuran fitokimianya. Zat fenolik yang terbentuk secara alamiah ini adalah hasil antioksidan aktif redoks plus kelator besi. Senyawa ini dijumpai pula pada bunga, buah, dan sayuran yang memiliki warna merah, biru atau ungu.

Buah bilberry mempunyai kandungan antosianin yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan jenis beri-berian lainnya, seperti elderberry, cranberry, strawberry, raspberry dan ceri asam. Total kandungan antosianin pada buah beri umumnya berada pada rentang 300-700 mg dalam 100 gram buah segar. Selain antosianin, pada 100 gram bilberry segar juga mengandungi sedikit vitamin C (3 mg), quercetin (3 mg), dan katekin.

ANTHOCYANIN BILBERRY

Antosianin berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua suku kata yaitu anthos yang artinya bunga dan kyanosa yang berarti biru. Antosianin merupakan zat senyawa flavonoid polifenol yang bisa larut didalam air.

Kandungan antosianin yang dimiliki mempengaruhi tampilan warna pada tanaman seperti merah, merah muda, biru atau ungu. Tekstur warna tumbuhan berkorelasi dengan pH. Warna merah menandakan pH lebih kecil dari 2, berubah jadi biru manakala pH meningkat serta pada akhirnya tidak akan memiliki warna pada pH tinggi.

Fungsi utama pigmen antosianin yang dimiliki tumbuhan adalah untuk menarik serangga, hewan atau burung agar membantu penyerbukan dan penyebaran bibit. Fungsi lainnya yaitu membantu dalam toleransi dingin, pertahanan antimikroba dan antioksidan jaringan tumbuhan itu sendiri.

Kandungan antosianin terbanyak berada pada kulit buah beri. Pola panen yang salah dan membuat kulit buah rusak akan berimbas pada penurunan kandungan antosianin.

Antosianin memiliki sifat antioksidan yang sangat kuat, dan kandungan pigmen antosianin terkait erat dengan aktivitas antioksidan tanaman. Disampaing efek antioksidannya yang baik, dijumpai laporan bahwa antosianin bisa menstabilkan DNA, rekayasa ekspresi gen adiposit, membantu meningkatkan sekresi dan tingkat sensitivitas insulin, mempunyai efek antiapoptosis, anti-inflamasi, dan antibakteri.

Kandungan efek antosianin yang demikian banyak dan potensial ini menjadikan buah bilberry sebagai sumber makanan fungsional dan fitoterapi (metode pengobatan atau pencegahan penyakit dengan memanfaatkan tanaman).

Efek Kesehatan Bilberry

Bilberry selain dijadikan sebagai makanan yang lezat, hingga kini banyak dimanfaatkan dalam meningkatkan fungsi penglihatan manusia di malam hari, membantu menurunkan permeabilitas vaskular serta kerapuhan kapiler.

Disamping hal tersebut, bilberry pun sudah dikenal mempunyai berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh lainnya, tanpa mengabaikan efek antioksidan dari penggunaan antosianin sebagai sumber manfaat utamanya.

Meskipun banyak riset yang sudah dilakukan untuk menguji efek antioksidan dan antosianin buah berry bagi kesehatan secara umum, namun hanya sedikit yang menggunakan media bilberry.

KHASIAT BILBERRY UNTUK MATA

Bilberry

Images source : wikipedia.org

Berikut ini adalah beberapa khasiat dan manfaat buah bilberry berdasarkan hasil riset dan penelitian para ahli:

Meningkatkan Fungsi Penglihatan

Dalam peristiwa PD II, pilot AU kerajaan Inggris mengonsumsi bilberry ekstrak yang sudah diawetkan untuk meningkatkan penglihatan ketika melakukan serangan pada malam hari.

Begitu perang usai, ada sebuah invetigasi yang membenarkan bahwa ekstrak tersebut ternyata memang bisa meningkatkan ketajaman pandangan dan akomodasi antara gelap dan terang. Diyakini efek visual ini terkait dengan kandungan antosianidin yang dimiliki oleh buah bilberry

Adapun menurut situs peacehealth.org melaporkan bahwa ekstrak bilberry memberikan hasil positif untuk beberapa keluhahan penglihatan sebagai berikut :

Mengatasi Retinopati Diabetes dan Hipertensi

Ada bukti yang menunjukkan bahwa bilberry ekstrak (standar 25% antosianosida) dosis 600 mg per hari selama rentang waktu satu bulan bisa memperkuat pembuluh darah mata serta memberikan dampak peningkatan visual pada pengidap retinopati diabetes dan atau hipertensi.

Sementara periset mendapatkan kondisi bahwa ada trend pendarahan di mata turun dan pembuluh darah diperkuat, tidak ditemukan laporan bahwa fungsi penglihatan ikut meningkat.

Menurunkan Resiko Katarak Diabetik dan Retinopati

Pada riset menggunakan media binatang berhasil ditemukan bahwa ekstrak bilberry mampu meningkatkan kontrol glikemik serta mengurangi risiko komplikasi penyakit diabetes, seperti katarak diabetes dan retinopati.

Ini mungkin terjadi karena ada efek positif dari antioksidan dan antiinflamasi yang bisa membendung naiknya kadar glukosa secara ekstrim.

Mengobati Katarak

Buah bilberry memiliki kandungan senyawa flavonoid yang cukup tinggi, dikenal dengan sebutan antosianosida. Senyawa ini dipercaya bisa menjaga retina dan lensa mata akibat kerusakan oksidatif sekaligus mengurangi potensi timbulnya katarak.

Kekuatan aktivitas antioksidan dari anthocyanosides bilberry diprediksi menjadi sumber yang bisa membantu mengurangi risiko katarak. Dokter terkadang memberikan dosis 240-480 mg ekstrak bilberry, kapsul atau tablet tiap hari dengan kandungan antosianosida 25%.

Menyembuhkan Glaukoma

Pada riset pendahuluan, melengkapi dengan antosianin (sekelompok flavonoid yang ditemukan dalam bilberry dan makanan nabati tertentu lainnya) meningkatkan ketajaman visual dan kerusakan bidang visual yang sebagian dibalik pada pasien dengan glaukoma tegangan normal (sejenis glaukoma yang terkait dengan tekanan intraokular normal). Jumlah yang digunakan adalah 60 mg dua kali sehari selama rata-rata dua tahun.

Pada riset pendahuluan sebagai pelengkap pengujian antosianin dalam meningkatkan jangkauan penglihatan, pemberian ekstrak bilberry sebanyak 60 mg yang diasup dalam dua kali sehari selama rata-rata 2 tahun, ternyata bisa memperbaiki gejala pengidap glaukoma tegangan normal.

Mengatasi Degenerasi Makula

Apa itu degenerasi makula?

Adalah suatu penyakit kelainan pada mata yang bisa berakibat hilangnya penglihatan mata. Ini merupakan kerusakan titik kecil (makula) yang berada dekat pusat retina yang merupakan fungsi penglihatan sentral untuk melihat benda secara lurus ke depan. Degenerasi makula biasanya berlaku karena faktor usia atau mereka yang berumur diatas 50 tahun.

Antosianosida merupakan senyawa flavonoid aktif yang dikandung buah bilberry bersifat sebagai antioksidan pada retina mata. Bilberry sudah terbukti memperkuat jaringan kapiler dan mengurangi tingkat perdarahan pada retina mata. Dosis ekstrak tipikal yang diberikan antara 480-600 mg per hari (standar antosianosida 25%) yang diambl dari tablet atau kapsul.

Rabun Senja

Kandungan flavonoid pada bilberry yang tinggi mempercepat proses regenerasi sel pigmen yang berguna untuk penglihatan pada malam hari.

Senyawa flavonoid bilberry yang dikenal juga sebagai antosianosida mempercepat proses terjadinya regenerasi rhodopsin (pigmen warna ungu) yang digunakan batang mata untuk fungsi penglihatan malam hari.

Uji suplementasi dengan bilberry telah berhasil pada penelitian awal dalam meningkatkan adaptasi terhadap gelap pada orang yang memiliki penglihatan buruk di malam hari.

Namun, ada dua penelitian berikutnya tidak dijumpai efek bilberry apapun pada penglihatan malam mereka yang memiliki mata relatif sehat. Dosis ekstrak bilberry yang diberikan 240-480 mg per hari (standar antosianosida 25%) pemberian bisa dalam bentuk tablet atau kapsul.

KHASIAT BILBERRY UNTUK KESEHATAN

Selain digunakan untuk membantu pengobatan khususnya kesehatan mata, bilberry juga memiliki manfaat penting lainnya bagi tubuh, antara lain sebagai berikut :

Mengobati Diare

Ini adalah salah satu manfaat bilberry yang kemungkinan sudah terverifikasi oleh para ahli yang telah melakukan penelitian.

Tanaman herbal yang bisa digunakan untuk mengobati diare termasuk daun blackberry, kulit akar blackberry, daun bluebery dan daun raspberry merah.

Pada daun raspberry terkandung senyawa tanin yang cukup tinggi . Sama halnya seperti blackberry, inipun bisa meredakan diare akut.

Kerabat dekat dari blueberry, yaitu bilberry sudah lama secara tradisional dimanfaatkan oleh masyarakat di Jerman untuk menyembuhkan sakit diare baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Pada metode pengujian ini hanya memberikan bilberry kering atau jus kering, tidak diperbolehkan menggunakan berri dalam kondisi yang masih segar karena bisa memperburuk diare.

Edema

Sebab ketersediaan kumarin, kemudian hidroksietilrutosida, serta diosmin sangat terbatas di Amerika Serikat, maka para dokter mencari senyawa sejenis flavonoid lain, seperti rutin, quercetin atau antosianosida yang berasal dari bilberry sebagai gantinya dalam upaya untuk memperoleh manfaat yang serupa.

Pengaruh flavonoid dari jenis lain terhadap edema belum ada diteliti secara komprehensif, termasuk didalamnya ukuran jumlah optimalnya tidak diketahui.

Namun, pada sebuah riset, pemberian quercetin dengan dosis 30-50 mg per hari sanngup mengoreksi permeabilitas kapiler abnormal (kebocoran), efek ini yang disinyalir mungkin bisa memperbaiki edema.

Efek serupa telah ditemukan dengan senyawa rutin pada pemberian dosis 20 mg tiga kali sehari. Dokter sering memberikan rekomendasi antara 80 sampai 160 mg ekstrak standar bilberry, dengan pemberian tiga kali sehari.

Aterosklerosis

Bilberry terbukti mencegah timbulnya agregasi trombosit (agregasi platelet), sebuah parameter yang menunjukan level kemampuan darah untuk menggumpal, apakah normal, kurang atau berlebih.

Curcumin sebagai senyawa aktif kunyit telah berhasil menunjukkan aktivitas anti-platelet yang ampuh dalam pengujian kepada hewan. Ini juga mengindikasikan efek yang sama pada uji coba awal terhadap manusia.

Bilberry telah terbukti mencegah timbulnya agregasi platelet seperti halnya tumbuhan herbal peony. Namun demikian, ketiga tumbuhan herbal ini baik kunyit, peony dan bilberry yang di uji, belum menggunakan manusia terkait dengan khasiat penyembuhan aterosklerosis ini.

Manfaat Lain

Selain khasiat tersebut diatas, bilberry memiliki khasiat lainnya setelah diteliti. Namun untuk manfaat tersebut dibawah ini secara ilmiah belum didukung dengan sebuah penelitian yang komprehensif kepada manusia.

Kandungan buah beri dan daun bilberry yang telah dikeringkan ada rekomendasikan bisa untuk mengatasi berbagai macam penyakit antara lain :

  • Mengatasi penyakit kudis
  • ISK ( infeksi saluran kemih)
  • Keluhan batu ginjal
  • Penyakit Diabetes

Pemanfaatan bilberry yang paling masuk akal sebelumnya adalah pada penggunaan buah berry kering yang dimanfaatkan untuk membantu mengatasi penyakit diare. Riset penggunaan bilberry untuk keluhan lain belum ada laporan.

POLA KERJANYA

Research Bilberry

Images source : reproductivesciences.wustl.edu

Riset modern terhadap bilberry sebagian mengacu pada kasus penggunaan bilberry oleh pilot pesawat tempur Inggris saat Perang Dunia II. Penglihatan pilot mengalami perbaikan ketika malam hari karena kebiasaan makan selai bilberry sebelum melakukan serangan.

Berikut ini adalah resume dari para ahli yang menjelaskan bagaimana bilberry bisa memberikan pengaruh terhadap kesehatan:

  • Antosianosida yang merupakan flavonoid kompleks dalam bilberry, mempercepat proses regenerasi rhodopsin, pigmen warna ungu yang dimanfaatkan batang di mata untuk tujuan penglihatan pada malam hari.
  • Sementara itu pada riset sebelumnya, para peneliti memberikan saran bahwa dengan mengonsumsi bilberry bisa memberikan manfaat yang baik bagi orang yang mengidap rabun senja
  • Adapun penelitian yang terbaru dengan melibatkan sukarelawan sehat, ternyata tidak mendapatkan efek positif dari bilberry untuk membantu penglihatan malam.
  • Uji coba awal pada manusia yang pernah dilakukan di Eropa mengindikasikan bahwa buah bilberry bisa mencegah datangnya katarak mata, dan bahkan bisa membantu mengobati penderita retinopati ringan.
  • Antosianosida merupakan jenis antioksidan yang kuat . Berperan dalam pembentukan jaringan ikat normal serta memperkuat pembuluh kapiler didalam tubuh. Pun antosianosida bisa membantu meningkatkan peredaran darah pada kapiler dan pembuluh vena.
  • Bilberry juga bisa menghambat penebalan pembuluh darah akibat serangan diabetes
  • Bilberry berhasil melindungi kolesterol dari oksidasi (saat uji dalam tabung reaksi) kondisi ini dianggap dapat membantu mencegah munculnya aterosklerosis, namun butuh penelitian lebih lanjut dengan mengujinya langsung pada manusia.

Cara Penggunaan

Berikut ini adalah cara penggunaan bilberry sesuai dengan rekomendasi para peneliti.

Gunakan ekstrak bilberry herbal (baik bentuk kapsul maupun tablet) yang sudah distandarisasi dengan kandungan 25% antosianosida, biasanya diberikan dalam dosis 240-600 mg per hari.

Ada tigabelas ahli herbal secara tradisional memberikan rekomendasi ambil 1–2 ml, lakukan dua kali sehari dalam bentuk tingtur, untuk penggunaan buah bisa 20–60 gram setiap hari.

Catatan : Menurut id.wikihow.com, TINTUR merupakan konsentrat herbal yang diekstrak menggunakan media alkohol dan potongan tumbuhan herbal. Tintur cukup efektif dalam menarik zat atau senyawa kimia penting dari tanaman, utamanya yang memiliki serat atau berkayu, dari akar atau dari getah.

Kontra Indikasi

Dinukil dari laman peacehealth.org, berikut ini adalah interaksi antara pemberian bilberry dengan zat lain :

  • Interaksi bilberry dengan suplemen, makanan atau senyawa lain : Pada saat penulisan makalah, tidak ditemukan adanya interaksi antara suplemen atau makanan yang dilaporkan.
  • Interaksi dengan Obat: Pada update terakhir, peneliti tidak menemukan adanya interaksi yang dilaporkan antara suplemen ini dengan obat-obatan.

Kemungkinan bisa saja terjadi sebenarnya ada interaksi namun tidak diketahui, oleh karena itu jika Anda minum obat, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli kesehatan untuk meminimalkan potensi risiko yang mungkin muncul.

RINGKASAN MANFAAT BILBERRY

Dari uraian panjang diatas, dibawah ini adalah poin manfaat dan khasiat dari buah bilberry, antara lain:

  • Meningkatkan fungsi penglihatan
  • Retinopati diebetes dan hipertensi
  • Katarak diabetik
  • Katarak
  • Glaukoma
  • Degenerasi makula
  • Rabun senja
  • Diare
  • Edema
  • Aterosklerosis
  • Kudis
  • Infeksi sluran kemih
  • Batu ginjal
  • Diabetes

Ada beberapa manfaat yang harus diuji ulang khususnya efek pemberian terhadap manusia, karena sebagian besar uji yang pernah dilakukan menggunakan media hewan.

Tulisan hasil riset dan penelitian diatas tidak terkait dengan produk Bilberry Kapsul HNI. Artikel tersebut adalah hasil uji yang dilakukan oleh para ahli terhadap buah bilberry berdasarkan rujukan dan sumber yang sudah disertakan.

Validitas artikel tetap pada sumber rujukan. Tidak ada maksud dari redistribusi artikel ini sebagai tujuan medis, tapi hanya sebagai informasi dan pengetahuan umum semata.

Anjuran Penggunaan

Selalu ikuti anjuran dokter atau ahli kesehatan Anda, serta baca dengan teliti panduan pada kemasan sebelum konsumsi ekstrak bilberry HNI.

Untuk memaksimalkan efek khasiat dan manfaatnya disarankan minum pada jam yang sama dengan rentang waktu yang cukup antara dosis pertama dan dosis berikutnya.

Minum sesuai dosis dan jangan berlebihan khawatir timbul efek alergi, meskipun hal tersebut sangat jarang terjadi

Cara Konsumsi Bilberry

Dewasa : 2 kali sehari 2 kapsul diminum setelah makan dan perbanyak minum air hangat

Referensi :
√ https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK92770/
√ https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/bilberry
√ https://www.peacehealth.org

Disclaimer

Produk Lain

Setelah melihat produk Bilberry Kapsul, konsumen juga biasanya melihat produk dibawah ini:

KelosinRosella HSZaitun SoftgelSienaProcumin Habbatus SaudaHabbatus Sauda SoftgelProcumin PropolisPegagan HSCarnocapMagafit

Testimoni Bilberry Kapsul

Untuk lihat semua testimoni Bilberry Kapsul silahkan klik disini

Cara Order

Order Bilberry Kapsul cukup via WA saja.

Order via WA

Garansi Uang Kembali

Order Bilberry Kapsul via WA

GARANSI 100% produk ASLI dan TERKIRIM


Warning Mohon MAAF
Dilarang copy paste artikel pada halaman ini baik sebagian atau keseluruhan, tanpa menyertakan link sumber kami https://hnipioneer.com/produk/bilberry, baik untuk konten di marketplace maupun website lain.

DMCA.com Protection Status

Share FaceBook

Share Twitter

Share Pinterest

Share Telegram

Share Linkedin