Laurik HNI HPAI

Produk Laurik

Membantu mengatasi pegal-pegal nyeri sendi dan rematik


Secara alamiah untuk mengatasi nyeri dan pegal-pegal pada penderita asam urat, gout atau arthritis, radang sendi, ngilu, linu, encok dan rematik, kesemutan dll

Produk_HNI_103 : Views 76.011
Posted 24-Jan-2020 : Updated 27-Oct-2020
16 min read

Deskripsi Label Produk

Laurik
Harga : Rp.65.000

4504_Rating 3/5 :

Izin BPOM TR 133 372 421
Halal MUI 00130056471010

Penjelasan label produk sesuai dengan izin edar BPOM / MUI / Dinkes atau izin penerbitan ISBN.

Kegunaan:

Diindikasikan untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada persendian, encok, gejala asam urat dan rematik.

Kandungan:

Setiap kapsul LAURIK mengandung ekstrak herbal sebagai berikut:

  • SIDAGURI
    Sebutan lain Seleguri dengan nama ilmiah Sida rhombifolia
  • JAHE
    Nama ilmiah : Zingiber officinale
  • PEGAGAN
    Nama lain: antanan, dulang sontak (Sunda) / daun kaki kuda (Melayu) / gagan-gagan, rendeng, cowek-cowekan, pane gowang (Jawa) / semanggen (Indramayu dan Cirebon) / piduh (Bali) / bebele (Lombok) / Peugaga (Aceh) / jalukap (Banjar) / ampagaga (Batak) / daun tapak kudo (solok) / Pigago (Minang) / jelukap atau jalukap (di Kutai dan Borneo) / pagaga (Makassar) / daun tungke (Bugis) / sandanan (Irian)
  • KUMIS KUCING
    Nama lain: remujung (Jawa) / giri-giri marah (Sumatera) / songot koneng (Madura) / kidney tea plants atau java tea (Inggris)

Ref nama lain kandungan : wikipedia.org

Tiap kapsul LAURIK mengandung ekstrak herbal sebagai berikut :

  • Sida rhombifolia herba extractum 150mg
  • Zingiber officinale rhizoma extractum 150mg
  • Centella asiatica herba extractum 100mg
  • Orthosipon stamineus folium extractum 100mg

Total herbal ekstrak yang terkandung dalam setiap kapsul laurik adalah 500mg

Aturan Pakai:

  • 2 x 2 kapsul sehari

Penyimpanan:

Simpan pada tempat yang kering dan jauh dari sinar matahari langsung dengan suhu dibawah 30℃

Peringatan / Perhatian:

  • Tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak usia dibawah 2 tahun, ibu yang sedang hamil, ibu dalam masa menyusui serta lanjut usia
  • Tidak dianjurkan penggunaan lebih dari 6 pekan tanpa pengawasan dokter atau ahli medis
  • Beri jeda 2 pekan sebelum digunakan kembali sebagai pengobatan lanjutan

Kontra Indikasi:

  • Ibu yang sedang hamil sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan herbal ini.
  • Penggunaan kandungan pegagan pada produk dengan aspririn atau antikoagulan kemungkinan bisa meningkatkan resiko pendarahan

Disclaimer

Manfaat Kandungan / Materi

Laurik merupakan salah satu produk HNI yang diproduksi oleh CV Toga Nusantara yang berlokasi di Bekasi Jawa Barat.

Bila melihat pada kemasan atau label produk laurik, digunakan untuk membantu meredakan nyeri sendi atau keluhan yang berkaitan dengan persendian.

Pada laurik terkandung tumbuhan herbal sidaguri yang sangat terkenal sebagai herbal alami untuk mengobati asam urat atau rematik. Sehingga orang sering menjuluki laurik sebagai obat asam urat alami atau obat herbal rematik.

Ketika orang mendengar nama laurik, secara otomatis mereka akan mengaitkan dengan penyakit asam urat. Padahal selain asam urat dan rematik, ternyata banyak manfaat dan khasiat yang terkandung pada ekstrak herbal di tiap kapsulnya.

Apa itu asam urat?

Ini merupakan sejenis penyakit yang menyerang sendi atau persendian akibat kelebihan kadar asam urat dalam darah yang tinggi. Asam urat juga sering disebut dengan penyakit GOUT.

Secara normal, asam urat akan terlarut didalam darah serta bisa keluar bersama urin saat berkemih. Namun adakalanya tubuh memproduksi asam urat yang berlebih karena kondisi tertentu, akibatnya menumpuk didalam tubuh dan jadi masalah.

Asam urat yang menumpuk akan menjadi kristal pada persendian, ini yang kerap menyebabkan bengkak dan nyeri. Namun terkadang asam urat juga bisa terjadi pada ginjal atau saluran kemih, tentu saja kristal asam urat ini berefek pada turunnya fungsi ginjal dan memicu batu pada saluran kemih.

Selain untuk asam urat dan rematik, ternyata kandungan LAURIK bisa juga digunakan sebagai media pengobatan untuk mengatasi berbagai penyakit lainnya.

Ayo, kita kupas apa saja manfaat dan khasiat dari tanaman herbal yang terdapat pada produk yang satu ini.

SIDAGURI (SIDA RHOMBIFOLIA)

Sidaguri

Images source: wikipedia.org

Sidaguri / seleguri (wikipedia) termasuk keluarga malvaceae memiliki nama ilmiah Sida rhombifolia L, merupakan tanaman obat tradisional yang memiliki potensi sebagai obat untuk membantu mengurangi asam urat.

Tumbuhan ini memiliki nama yang berbeda-beda pada setiap daerah di Indonesia, seperti mendapat julukan sidagori atau sadagori di tanah Sunda. Sedangkan di Jawa sering disebut dengan nama otok-otok. Di Sumatera Barat khususnya Minangkabau disebut dengan saliguri atau guri saja.

Di Melayu sebutannya sidaguri, dikenal sebagai selegui di Bali Aga. Masyarakat ternate menyebut sidaguri dengan digo. Adapun di Halmahera punya sebutan hutu gamo atau dikira. Daerah lainnya yang punya panggilan sendiri untuk sidaguri adalah kahindu (Sumba) dan di Madura disebut dengan tagghuri.

Sidaguri termasuk jenis tumbuhan semak dengan tinggi bisa mencapai 2 meter bila sudah dewasa. Batang pohon sidaguri memiliki kayu, bentuknya membulat, pada cabang dengan simpodial dan berwarna putih kehijauan.

Adapun daun sidaguri berdaun tunggal, berseling, berbentuk jantung, pada ujungnya bertoreh, sementara pada pangkalnya tumpul, tepi daun memiliki gerigi, berbulu rapat dan bentuknya menjari.

Kandungan Senyawa Kimia

Pada tumbuhan sidaguri ini memiliki senyawa kimia antara lain seperti: alkaloid, saponin, tanin (pemberi rasa pahit dan kelat), fenol atau asam karbolat, kalium oksalat, flavonoid serta steroid. Senyawa kimia ini memiliki manfaat yang berbeda bagi kesehatan.

Kandungan senyawa flavonoid nya bisa digunakan untuk menghambat aktivitas xantin oksidase dan bersifat menangkap radikal bebas superoksida oleh karena itu bisa membantu menurunkan kosentrai kadar asam urat dalam darah serta dapat mengobati gout.

Semantara kandungan tanin diyakini memiliki aktivitas antioksidan dan dapat dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan sel-sel tumor atau cikal bakal kanker.

Saponin yang dikandung sidaguri berdasarkan para ahli memiliki karakter sebagai antimikroba, ini merupakan senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan dan aktivitas mikroba.

Senyawa lainnya yang terdapat pada sidaguri adalah kalsium oksalat yang berperan untuk memperbaiki kekurangan kadar kalsium dalam tubuh seseorang.

Sifat lain dari kandungan pada sidaguri adalah memiliki khasiat sebagai antiinflamasi yang melawan pembengkakan atau peradangan, antigout, obat mencret, disentri, sakit kuning, dan sakit gigi (Izzah, 2010).

Manfaat Sidaguri Untuk Asam Urat

Pada penelitian [1] yang pernah dilakukan mengindikasikan bahwa pada bagian tumbuhan sidaguri memiliki potensi yang sangat tinggi dalam menurunkan kadar asam urat yaitu pada daunnya, batang serta akar sidaguri.

Dalam pengujian aktivitas antihiperurisemia baik yang dilakukan secara in vivo maupun dengan cara in vitro, didapatkan hasil bahwa aktvitas penurunan asam urat paling tinggi terletak pada batang sidaguri dibandingkan bagian tumbuhan lainnya. Besar persentasi penghambatan asam urat pada batang mencapai 93,52%.

Mengapa sidaguri bisa menurunkan kadar asam urat?

Menurut The Materia Medica Indonesia hal tersebut dikarenakan adanya senyawa rhombiffolina alkaloid pada sidaguri yang mampu menghambat aktivitas XO.

Xanthin oksidase ( XO) merupakan enzim yang memiliki peran dalam menurunkan atau mendegradasi purin dan pada aktivitasnya menghasilkan senyawa oksigen reaktif .

Senyawa flavonoid ekstrak kasar sidaguri tercatat mampu menghambat level XO hingga 55% dan untuk menurunkan asam urat.

Flavonoid yang berasal dari ekstrak daun sidaguri mempunyai efek inhibitor xanthine oksidase dengan demikian bisa membantu mengurangi produksi asam urat yang berlebih dalam tubuh.

Kandungan asam urat yang dieksresikan lewat urinasi dengan proses diuresis, sehingga realitas ini tumbuhan sidaguri memiliki efek sebagai diuretik (Iswantini, 2003).

Secara umum sifat-sifat farmakologis tanaman yang berkhasiat untuk mengobati asam urat adalah bersifat diuretik, inhibitor xantin oksidase (menghambat aktivitas enzim xantin oksidase) dan sebagai anti radang untuk mengurangi bengkak karena kristal asam urat yang menumpuk

Dalam pengobatan modern saat ini, karakter obat sintetis yang menjadi model dalam pengobatan asam urat adalah sifat diuretik, inhibitor xantin oksidase serta anti radang (Mohamed, et.al., 2005).

Kesimpulan

Sidaguri mampu menurunkan asam urat sebab kandungan flavonoid rhombifolin pada ekstrak daun sidaguri mempunyai efek inhibitor xanthine oksidase yang bisa menghambat produksi asam urat berlebih hingga lebih dari 50%.

Tanaman sidaguri ini melakukan pembuangan secara diuretik untuk melepaskan kelebihan asam urat dalam darah, serta ecdysteroid yang dikandungnya juga memiliki aktivitas atau bersifat antiinflamasi (anti radang/bengkak).

Kesimpulan hasil uji toksisitas akut dari sidaguri ini ditemukan bahwa pemberian ekstrak etanol sidaguri bersifat tidak memiliki toksik (sifat yang membahayakan) dengan kadar LD50 adalah lebih dari 16 g/Kg BB, pada realitanya tidak ditemukan kematian dan gejala abnormal pada hewan yang diuji (tikus).

Apa itu LD50?

Kepanjangannya adalah Lethal Dose 50% of Responses, itu berarti bahwa dosis suatu zat atau senyawa pada LD50 bisa menghasilkan respons kematian sebanyak 50% dari total yang mengonsumsinya.

Efek Samping Sidaguri

Hanya sedikit jurnal yang membahas efek negatif dari penggunaan sidaguri pada manusia, namun ada beberapa laporan hasil uji dengan media mencit sebagai mana dibawah ini :

  • Ada pengaruh pada fungsi ginjal tikus ketika pemberian dalam dosis tinggi atau konsentrasi karena memiliki dampak menurunkan kadar kreatinin dan unalteration nitrogen urea pada aktivitas oksidasi protein
  • Penggunaan dengan konsumsi subacute dosing bisa mengakibatkan kerusakan rendah untuk otot jantung atau skeletal serta fungsi ekskresi hati tikus ikut terpengaruh.

Untuk memastikan kembali efek buruk penggunaan sidaguri dalam dosis tinggi dengan jangka waktu yang panjang khususnya pada manusia, masih sangat diperlukan penelitian dari para ahli untuk mengetahui hal ini secara akurat.

JAHE (ZINGIBER OFFICINALE)

Tumbuhan jahe dengan nama ilmiah zingiber officinale, termasuk salah satu suku temu-temuan (Zingiberaceae) merupakan akar rimpang yang begitu populer di Indonesia sehingga menjadi bahan rempah-rempah yang harus ada di dapur, disamping tentunya telah dikenal sebagai bahan obat tradisional.

Jahe

Images source: victoriahealth.com

Rimpangnya memiliki bentuk seperti jemari, ruas tengahnya agak menggembung. Memiliki rasa yang pedas karena kandungan senyawa keton-nya yaitu zingeron.

Asal mula jahe diyakini berasal dari India, tapi ada sebagian yang mempercayai justru berasal dari sebelah selatan Tiongkok.

Dimulai dari India, tumbuhan herbal ini dibawa sebagai rempah-rempah yang diperdagangan hingga ke Asia Tenggara, kemudian ke Tiongkok, Jepang, hingga mencapai Timur Tengah.

Pada jaman penjajahan dulu jahe menjadi komoditas yang sangat populer di daratan Eropa karena rasanya yang pedas dan hangat.

Di negara Indonesia sendiri jahe memiliki nama yang berbeda-beda pada tiap daerah. Di tanah sunda memiliki nama yang sama yaitu jahe sedangkan di Jawa dinamakan jae, sama seperti di Kangean.

Orang Madura memanggil jahe dengan sebutan jhai, di Aceh halia sedangkan beuing di tanah Gayo, dan nama-nama lainnya yang berbeda di tiap daerah. Nama umum untuk jahe yang telah dikenal secara luas penggunaannya adalah ginger atau garden ginger (Inggris).

Berdasarkan pengalaman yang sudah ada, tanaman herbal ini hanya mampu tumbuh dengan baik di daerah dengan iklim tropis. Oleh karena itu budidaya jahe biasa dilakukan pada wilayah sekitaran jalur katulistiwa semisal di Asia Tenggara, kemudian Brasil dan negara Afrika.

Menurut wikipedia [2], Rekor pemasok jahe terbesar di dunia saat ini dipegang oleh negara Equador dan Brasil.

Bentuk Morfologis

Batang pohon jahe adalah merupakan batang semu dengan ketinggian antara 30cm sampai 100 cm. Disebut batang semu karena tumbuhan ini tersusun dari pelepah daun yang saling menutupi sehingga bisa berdiri tegak dan kuat layaknya batang pohon.

Pada akarnya berbentuk rimpang dagingnya bila dibelah berwarna kuning hingga kemerahan mengeluarkan bau yang sangat kuat.

Daun tanaman jahe tersusun dari pelepah yang melekat dan saling membungkus sehingga tampak seperti. Daun pohon jahe memiliki warna hijau bentuknya lonjong agak lancip sejajar .

Pada jahe, bunganya tumbuh dari dalam tanah berupa malai yang mirip dengan bulat telur panjang sekira 3,5- 5 cm dengan anatar 1,5 - 1,75 cm. Bunga jahe warnanya hijau agak kekuningan. Warna pada bibir bunga dan kepala putik adalah ungu. Sedangkan tangkai putiknya ada dua.

Pengolahan Jahe

Akar atau rimpang jahe, utamanya yang dipanen pada umur muda kemungkinan tidak dapat bertahan lebih lama jika disimpan di gudang. Oleh karena itu dibutuhkan pengolahan lebih lanjut dengan segera supaya layak dikonsumsi.

Kualitas rimpang jahe yang paling bagus adalah yang dipanen pada umur yang tidak terlalu muda, tapi juga jangan terlalu tua.

Olahan jahe sudah bisa dipasarkan dalam bentuk yang masih segar, yaitu setelah jahe dipanen, kemudian dibersihkan baru dipasarkan.

Selain bentuk segar diatas, pemasaran jahe juga bisa dalam bentuk olahan sebagai berikut :

  • Dikeringkan : bentuk ini adalah paling populer di pasar tradisional, jahe dipotong secara digebing (potong tipis) kemudian dikeringkan.
  • Diawetkan: teknik ini merupakan hasil dari jahe segar, kemudian di olah menjadi tingting jahe (permen jahe), jahe acar, asinan jahe, dalam bentuk sirup, hingga minuman jahe instan.
  • Bubuk: pengolahan lebih lanjut jahe dengan menggunakan teknologi industri yang lebih maju, setelah jahe dikeringkan kemudian digiling hingga menjadi bubuk sesuai kebutuhan. Jahe dalam bentuk bubuk dimanfaatkan untuk farmasi, aplikasi pada minuman, alkohol ataupun jamu.
  • Oleoresin jahe : ini adalah hasil dari pengolahan lebih lanjut tepung jahe, berwarna cokelat memiliki kandungan minyak asiri anatar 15% sampai 35%.

MANFAAT dan KHASIAT JAHE

Berikut ini adalah beberapa manfaat dan khasiat jahe bagi kesehatan tubuh, antara lain sebagai berikut :

1. Menjaga Fungsi Pencernaan

Konsumsi jahe sesuai dosis akan membantu proses pemecahan protein pada makanan sehingga bisa diserap secara optimal. Selain itu kandungan antioksidan pada jahe menjaga saluran pencernaan dari infeksi akibat serangan penyakit.

2. Mengatasi Mual dan Muntah

Konsumsi jahe atau ekstrak jahe saat safar diyakini akan mengurangi potensi mual dan muntah. Kandungan senyawa aktif pada jahe bisa menghasilkan efek rileks sehingga bisa terasa lebih nyaman, nyantai dan tenang.

3. Melancarkan Metabolisme

Hangatnya jahe diklaim mampu melancarkan metabolisme tubuh dalam proses pengeluaran lemak dan pembakaran kalori sehingga tubuh menjadi lebih ramping

4. Mencegah Radang

Ada senyawa gingerol yang terkandung pada jahe memiliki manfaat sebagai anti inflamasi, dengan demikian zat ini akan membantu redakan dan mengobati peradangan yang terjadi pada tubuh.

5. Mengobati Sakit Kepala / Migrain

Ekstrak jahe diyakini sanggup mencegah timbulnya prostaglandin sebagai salah satu pencetus sakit kepala.

Pada sebuah riset dengan melibatkan 100 orang yang menderita migrain. Pengidap diacak untuk mengonsumsi 250 mg jahe atau minum triptan. Periset memakai skala standar untuk mengukur efek gejala pada 30 menit pertama, 60, 90 dan 120 menit setelah pemberian dosis dan juga mengukur efek dalam rentang 24 jam pasca pengobatan.

Hasilnya menunjukan pengurangan gejala 90% atau dengan kata lain lebih baik pada 120 menit pertama. Persentase mereka yang konsumsi jahe 64% sedangkan triptan 70%. Baik ekstrak jahe maupun triptan cukup efektif mengurangi tingkat keparahan migrain pada dua jam pertama.

6. Melancarkan Darah

Jahe memiliki kandungan gingerol yang bersifat anti-koagulan yang dapat mencegah penggumpalan darah. Dengan demikian darah akan mengalir lebih lancar dan bisa terhindar dari serangan penyakit stroke.

7. Mencegah Kanker atau Tumor

Kandungan antioksidan alami jahe berupa senyawa minyak atsiri dapat mencegah aktivitas radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab kanker atau tumor.

8. Atasi Masalah Pernapasan

Ekstrak jahe memberikan efek hangat dan melegakan pernapasan, sehingga bisa mengurangi gangguan atau gejala pernapasan seperti flu, asma ataupun batuk. Dengan mengonsumsi jahe akan memberikan efek hangat pada tenggorokan sehingga terasa lebih nyaman dan dahak mudah dikeluarkan.

EFEK SAMPING JAHE

Menurut webmd [3], jahe bila diminum dengan dosis yang tepat mungkin AMAN. Namun bila diminum berlebihan dalam jangka waktu lama mungkin bisa menyebabkan efek samping ringan seperti mulas, diare, sendawa, atau memberikan efek tidak nyaman secara umum. Beberapa wanita telah dilaporkan mengalami pendarahan haid lebih banyak lebih banyak ketika mengonsumsi jahe.

Pada kulit: penggunaan jangka pendek jahe pada kulit mungkin relatif aman saat dioleskan bila treatmen dilakukan dengan tepat. Ada kemungkinan pada sebagian orang akan mengalami iritasi pada kulit.

Perhatian Khusus:
  • Kehamilan: Jahe mungkin aman saat dikonsumsi untuk tujuan pengobatan selama masa kehamilan. Namun penggunaan untuk bumil ini masih butuh penelitian lebih lanjut. Ada kekhawatiran karena jahe mungkin bisa berpengaruh pada hormon seks janin atau bisa meningkatkan risiko bayi meninggal dalam kandungan.

    Ditemukan juga laporan terjadinya keguguran dalam pekan ke-12 usia kehamilan pada bumil yang mengonsumsi jahe untuk mengatasi rasa mual di pagi hari.

    Namun demikian, secara garis besar penelitian pada bumil mengindikasikan bahwa jahe tetap bisa digunakan dengan aman dalam mengatasi morning sickness tanpa membahayakan bayi dalam kandungan.

    Sama seperti obat lainnya, selama dalam fase kehamilan, sangat penting untuk memperhatian tingkat keamanan dan resiko yang mungkin muncul. Sebelum memutuskan pemakaian jahe kepada bumil, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan doketr atau ahli kesehatan terpercaya.

  • Pada anak remaja : Jahe mungkin aman jika diminum sampai 4hari pertama awal haids para gadis remaja
  • Menyusui : Untuk kasus ini, tidak ada ditemukan cukup informasi terpercaya mengenai efek negatif jahe pada busui. Namun untuk menjaga keamanan, bisa hindari saja bila memang tidak mendesak.
  • Gangguan Pendarahan : Ada informasi bahwa mengonsumsi jahe bisa meningkatkan risiko pendarahan yang lebih parah.
  • Diabetes : Penderita diabetes yang menggunakan jahe bisa memicu peningkatan kadar insulin dan atau justru menurunkan gula darah menjadi drop.
  • Penderita jantung : Penggunaan jahe dengan dosis tinggi bisa menjadi pemicu semakin bertambah buruknya kondisi pada beberapa pengidap kelainan jantung.

DAUN PEGAGAN / ANTANAN

Pegagan (Centella Asiatica) [4] adalah tumbuhan liar yang banyak dijumpai pada perkebunan, ladang-ladang, tumbuh ditepi jalan dan pada jalur pematang di sawah. Nama lain yang biasa disematkan pada pegagan adalah antanan atau daun kaki kuda.

Pegagan

Images source: thailandmedical.news

Pegagan berasal dari keluarga mackinlayaceae dengan genus centella. Dahulu sebelum dikenal dan menjadi populer seperti saat ini, pegagan banyak digunakan sebagai bahan makanan dan obat tradisional.

Kandungan Gizi

Dilansir dari jurnal ilmiah International Food Research, 100 gram pegagan segar menghasilkan data nutrisi sebagai berikut:

  • Kalsium : 171 mg, setara dengan 17% dari Angka Kecukupan Gizi (AKG)
  • Zat besi : 5,6 mg (atau 31% dari AKG)
  • Kalium : 391 mg (11% AKG)
  • Vitamin A : 442 mg (49% AKG)
  • Vitamin C : 48,5 mg (81% AKG)
  • Vitamin B2 : 0,19 mg (9% AKG)

Pegagan menjadi salah satu sumber makanan berserat yang baik karena mencukupi kebutuhan hampir 8% AKG bagi kaum wanita, serta 5% kebutuhan AKG untuk lelaki.

Kandungan Bahan Bioaktif

Pada tumbuhan herbal ini memiliki berbagai komponen bioaktif antara lain sebagai berikut:

  • Centellasa saponins A,B, C dan D
  • Madecassoside (brahminoside)
  • Asiaticoside A, B, C, D dan F
  • Sceffoleoside A
  • Asam asiatic, Asam madecassic, asam brahmic (atau asam isothankunic)
  • Alpha-humulene
  • Germacrene B/D
  • Beta-caryophyllene
  • Centellin
  • Asiaticin
  • Cenetellicin

Tumbuhan pegagan juga memiliki kandungan asiatikosida yaitu berupa glikosida, senyawa ini telah banyak dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional atau jamu.

MANFAAT DAN KHASIAT PEGAGAN

Berikut ini adalah penjelasan singkat apa saja khasiat atau manfaat pegagan bagi kesehatan. Untuk cek manfaat lengkap PEGAGAN, bisa dilihat pada link : manfaat lengkap pegagan

1. Sebagai Antioksidan Yang Kuat

Pada sebuah percobaan tahun 2017, pengobatan dengan pegagan bisa mereduksi tingkat keracunan pada hati dan ginjal mencit dari toksik isoniazid antibiotik

2. Mengurangi Nyeri Sendi

Efek antiinflamasi yang terkandung pada pegagan berdasarkan riset pada tahun 2014, terbukti efekti dalam mengatasi berbagai keluhan pada sendi seperti rheumatoid arthritis, radang sendi, serta erosi pada tulang hewan yang diuji.

3. Sebagai Antidepresan

Pemberian ekstrak pegagan pada objek pasien yang diteliti menunjukkan terjadi pengurangan kadar stress dan kecemasan yang signifikan.

4. Meningkatkan Penyerapan Vitamin E

Dengan pegagan, serapan vit E menjadi lebih maksimal ditambah dengan vit C, menjadi asupan penting bagi jantung dan otak.

5. Keloid dan Stretch mark

Pegagan mengandung senyawa triterpen yang bisa meningkatkan produksi kolagen dalam tubuh untuk memperbaiki struktural terpenting pada kulit. Ditemukan hasil uji bahwa pegagan juga bisa mengobati eksim, psoriasis, varicoseulcers, amenore dan penyakit kulit lainnya.

6. Melancarkan Sirkulasi Darah

Pegagan terbukti bisa mengurangi retensi cairan pembengkakan pada pergelangan kaki, varises, mencegah penggumpalan darah di kaki serta mengurangi tingkat kerusakan pembuluh darah kecil pengidap diabetes.

7. Menjaga Fungsi Pencernaan

Kandungan antioksidan dalam pegagan, dapat menjadi pelindung dari serangan radikal bebas termasuk melindungi tukak lambung dan kanker tertentu (masih butuh penelitian lebih lanjut). Sebuah studi kecil universitas Jadavpur di India menyatakan bahwa pegagan efektif untuk mengobati sakit maag.

MANFAAT PEGAGAN PADA KOGNITIF

Sensasi efek menenangkan dari pegagan sangat terkenal di kalangan peyoga, berdasarkan riset ditemukan bahwa pegagan bisa meningkatkan fungsi kognitif yang kuat diantara sebagai berikut:

  • Pertumbuhan Sel-sel Otak

    Pegagan bisa memicu pelepasan neurotrofik (dalam neurogenesis) berimbas pada peningkatan pembentukan sel-sel otak baru sekaligus menjaga kesehatan sel yang sudah ada.

  • Antioksidan Pada Otak

    Efek antioksidan yang dimiliki oleh pegagan juga bermanfaat untuk meminimalkan efek buruk serangan radikal bebas, termasuk mencegah kerusakan pada sel-sel otak.

  • Meningkatkan Daya Ingat

    Pegagan membantu pada peningkatan fungsi kognitif otak seperti riset di tahun 2016, para peneliti menemukan bukti kemampuan daya ingat pasien meningkat setelah konsumsi pegagan.

  • Penyakit Alzheimer

    Pada riset terbaru ini, didapatkan hasil bahwa pegagan merupakan obat paling baik untuk meningkatkan suasana hati dan kemampuan kognitif pada lansia dan mempengaruhi memory.

    Ada kandungan senyawa kimia bernama triterpen, yang mampu mencegah kerusakan asetilkolin serta menjaga sel otak dari tingkat keracunan atau toksisitas tinggi dengan memblok pertumbuhan plak amiloid penderita alzheimer

  • Anti Stress

    Pegagan menjadi pilihan untuk mengurangi kadar stres kronis dan akut sebesar 50% sekaligus meningkatkan ketenangan dan kewaspadaan hingga 100%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa reaksi refleks kejut akustik menurun, ini merupakan salah satu parameter utama pada seseorang yang mengalami tekanan, kecemasan atau stress.

  • Memperbaiki Kualitisas Tidur

    Ini masih memiliki korelasi dengan manfaat anti stres diatas. Tingkat kecemasan menurun berimbas langsung pada membaiknya keluhan insomia (sulit tidur), membuat otak lebih sehat dan segar meningkatkan kosentrasi.

Efek Samping Pegagan

Pegagan selain dimanfaatkan sebagai makanan seperti lalaban atau komponen pada sayur, daun pegagan juga dimodifikasi menjadi teh pegagan yang bisa langsung diseduh. Kadang pegagan dalam penyajian digabung dengan ginkgo biloba untuk mendapatkan hasil maksimal dari efek peningkatan memori.

Sering juga ditemukan daun pegagan dikombinasikan dengan kamomil dan lavender untuk memperoleh manfaat lain yaitu untuk mengurangi tingkat kecemasan.

Adapun dalam masyarakat modern sekarang ini, pegagan sudah dikemas dalam bentuk kapsul sehingga memudahkan untuk dikonsumsi dan diaplikasikan pada berbagai jenis pengobatan.

Namun dari sekian banyak penggunaan, pegagan kemungkinan bisa memberikan dampak yang kurang baik pada kesehatan bila dalam penggunaan tidak sesuai dengan dosis dan aturan yang telah disarankan oleh dokter atau ahli kesehatan.

Meskipun secara umum pada pemakakaian wajar sesuai dosis, pegagan jarang menimbulkan efek buruk, namun tetap perhatikan beberapa peringatan dan kontra indikasi pemakaian pegagan.

Untuk melihat penjelasan lengkap mengenai efek samping perawatan pengobatan dengan pegagan silahkan klik link ini : Efek Samping Pegagan

KUMIS KUCING / REMUJUNG

Kumis kucing atau orthosiphon aristatus [5] merupakan tumbuhan herbal asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, termasuk dalam keluarga lamiaceae/labiatae.

Wujud fisik tananam herbal ini memiliki batang basah yang tegak, berasal dari wilayah tropis Afrika, lalu menyebar ke berbagai negara lainnya di Asia dan Australia.

Terna tegak ini bila dilihat bagian bawahnya memiliki akar pada bagian buku-bukunya, bila sudah dewasa bisa mencapai tinggi hingga dua meter.

Daun kumis kucing panjangnya antara 1-10cm dengan lebar 7.5mm sampai 1.5cm, bentuknya agak lonjong seperti telur atau agak bundar, atau ada juga kemiripan dengan belah ketupat.

Kumis Kucing

Images source: commons.wikimedia.org

Kelopak bunga kumis kucing punya ciri khas yaitu memiliki kelenjar, ada terlihat guratan seperti urat, pada pangkalnya ditumbuhi bulu pendek yang relatif jarang, adapun atas bunganya nampak gundul.

Yang unik dari bunga kumis kucing adalah karena benang sarinya memiliki ukuran yang lebih panjang dari tabung bunga dan melewati bibir bunga bagian atasnya.

Kumis kucing sering juga disebut dengan JAVA TEA atau teh Jawa [6] sering dimanfaatkan pengobatan secara oral untuk mengatasi berbagai keluhan pada seluran kemih, kandung kemih dan ginjal. Namun untuk manfaat ini masih perlu ada penelitian ilmiah lebih lanjut untuk menunjang pemakaian.

Kumis kucing dikenal memiliki sifat diuretik oleh karena itu sebaiknya banyak minum air putih, membantu menghentikan kejang-kejang, mengurangi bengkak atau radang, serta menangkal bakteri.

Secara empiris daun kumis kucing basah ataupun yang sudah dikeringkan, keduanya sama bisa dimanfaatkan untuk mengobat berbagai jenis penyakit.

Di negara Indonesia sendiri daun kumis kucing kering (simplisia) digunakan untuk memperlancar air kemih (sifat diuretik) adapun di India dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit rematik.

Masyarakat secara umum telah mengenal kumis kucing untuk penggunaan obat tradisional untuk membantu penyembuhan encok, batuk, masuk angin hingga sembelit.

MANFAAT KUMIS KUCING

Menurut webmd.com kumis kucing atau teh jawa memiliki banyak manfaat untuk mengatasi berbagai jenis penyakit antara lain sebagai berikut:

  • Nyeri sendi dan pegal-pegal (reumatik)
  • Encok
  • Osteoartritis (radang sendi)
  • Mengurangi tekanan darah tinggi
  • Mengatai gangguan pada kandung kemih dan ginjal
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Infeksi pada ginjal, kandung kemih atau uretra
  • Kondisi keluhan hati
  • Batu empedu dan batu ginjal.

Namun masih tetap diperlukan bukti lanjutan untuk memastikan khasiat tersebut.

EFEK SAMPING KUMIS KUCING

Secara umum konsumsi kumis kucing mungkin masih cukup aman bila diminum hingga delapan pekan.

Perhatian dan Peringatan Khusus:
  • Kondisi hamil dan menyusui : belum cukup informasi terpercaya yang menyatakan kumis kucing aman saat digunakan oleh bumil atau ibu menyusui. Untuk amannya hindari penggunaan.
  • Retensi cairan (edema) : sebaiknya hindari kumis kucing sebagai "terapi bypass" apabila memiliki masalah dengan kesehatan jantung atau ginjal.
  • Tekanan darah rendah : karena ada kekhawatiran kumis kucing bisa memicu tekanan darah drop. Apabila tekanan darah dinyatakan sudah terlalu rendah, hindari penggunaan untuk menghindari masalah yang mungkin terjadi.
  • Pembedahan : ada kekhawatiran kumis kucing bisa memperparah pendarahan sehingga dapat mempersulit selama pembedahan. Stop minum kumis kucing setidaknya dua pekan menjelang jadwal operasi.

Anjuran Penggunaan

Referensi :
[1] http://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/.../pdf
[2] https://id.wikipedia.org/wiki/Jahe
[3] https://www.webmd.com/vitamins/ai/.../ginger
[4] https://www.thailandmedical.news/news/.../bai-bua-bok
[5] https://id.wikipedia.org/wiki/Kumis_kucing
[6] https://www.webmd.com/vitamins/ai/.../java-tea

Disclaimer

Produk Lain

Setelah melihat produk Laurik, konsumen juga biasanya melihat produk dibawah ini:

KelosinRosella HSZaitun SoftgelSienaProcumin Habbatus SaudaHabbatus Sauda SoftgelProcumin PropolisPegagan HSCarnocapMagafit

Testimoni Laurik

Untuk lihat semua testimoni Laurik silahkan klik disini

Cara Order

Order Laurik cukup via WA saja.

Order via WA

Garansi Uang Kembali

Order Laurik via WA

GARANSI 100% produk ASLI dan TERKIRIM


Warning Mohon MAAF
Dilarang copy paste artikel pada halaman ini baik sebagian atau keseluruhan, tanpa menyertakan link sumber kami https://hnipioneer.com/produk/laurik, baik untuk konten di marketplace maupun website lain.

DMCA.com Protection Status

Share FaceBook

Share Twitter

Share Pinterest

Share Telegram

Share Linkedin