Anak tiba-tiba rewel padahal tidak sakit, ini penyebab yang sering luput dari perhatian orang tua, mulai dari gula darah hingga kelelahan .. doc HNI Pioneer.
√ Post 28-07-26 by (Id3648)
√ 122 views
√ CLOUD Kesehatan Anak
Waspadai Ini, Anak Rewel Tanpa Sebab
Anak tiba-tiba menangis, marah, atau ngambek tanpa alasan yang jelas sering bikin orang tua bingung sekaligus lelah.
Kadang sudah dibujuk, diperiksa suhu badannya normal, tapi rewelnya tidak juga reda.
Ternyata, ada beberapa penyebab yang sering luput dari perhatian karena tidak terlihat seperti sakit pada umumnya.
1. Gula Darah yang Naik-Turun
Anak-anak punya cadangan energi yang lebih kecil dibanding orang dewasa, sehingga tubuhnya lebih cepat bereaksi saat gula darah turun.
Kondisi ini membuat anak mudah rewel, gampang marah, bahkan terlihat lemas mendadak istilah populernya hangry, lapar yang berubah jadi emosi.
Camilan tinggi gula di sore hari justru bisa memperparah pola ini:
- gula darah naik cepat, lalu turun drastis beberapa jam kemudian, dan saat itulah rewel biasanya muncul.
2. Kurang Tidur yang Tidak Disadari
Anak yang kurang tidur tidak selalu terlihat mengantuk.
Justru sebaliknya, banyak anak jadi hiperaktif, gampang tersinggung, dan susah diatur saat jam tidurnya kurang.
Tidur yang tidak cukup mempersempit ruang toleransi emosi anak terhadap hal-hal kecil yang biasanya tidak masalah.
3. Kelelahan Sensorik (Sensory Overload)
Seharian di sekolah dengan suara ramai, cahaya terang, dan banyak interaksi bisa membuat sistem sensorik anak kelelahan tanpa disadari orang tua.
Begitu sampai rumah, anak yang tampak baik-baik saja bisa tiba-tiba meledak emosinya.
Ini bukan tanda anak manja, melainkan tanda sistem sarafnya butuh waktu untuk reset.
4. Lapar yang Tertunda Terlalu Lama
Jeda makan yang terlalu panjang antara satu waktu makan dengan berikutnya bisa memicu rewel, terutama pada anak yang aktif secara fisik.
Rasa lapar pada anak sering muncul dalam bentuk rewel dan mudah marah, bukan selalu keluhan aku lapar.
5. Perubahan Rutinitas Mendadak
Anak-anak sangat bergantung pada pola yang bisa diprediksi.
Perubahan jadwal tiba-tiba, meski terlihat sepele bagi orang dewasa, bisa membuat anak merasa tidak aman dan melampiaskannya lewat rewel atau tantrum.
Apa yang Bisa Orang Tua Lakukan
- Perhatikan pola makan: jaga jarak antar waktu makan tidak terlalu panjang, dan kurangi camilan manis berlebihan menjelang sore.
- Pastikan jam tidur cukup dan konsisten : jadwal tidur yang teratur membantu anak lebih stabil secara emosi.
- Beri jeda setelah aktivitas ramai : waktu tenang sepulang sekolah bisa membantu anak memulihkan diri sebelum aktivitas berikutnya.
- Bangun rutinitas yang bisa diprediksi anak : ini memberi rasa aman yang membantu menurunkan frekuensi rewel.
Dalam pandangan thibbun nabawi, menjaga pola makan dan istirahat anak sejak dini termasuk bagian dari ikhtiar menjaga amanah kesehatan yang dititipkan Allah SWT kepada orang tua.
Asupan gizi yang tepat, termasuk dari sumber herbal alami yang aman untuk anak, dapat menjadi salah satu ikhtiar pendukung tumbuh kembang yang lebih stabil.
Jika rewel pada anak terjadi terus-menerus dan mengganggu aktivitas harian, jangan ragu berkonsultasi untuk mencari solusi yang tepat sesuai kondisi si kecil.





















Leave a comment