Brotowali merupakan salah satu tumbuhan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, memiliki sejumlah manfaat kesehatan,termasuk untuk kesehatan lambung. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 02-02-24 by lailana (Id1392)
√ 585 views
√ CLOUD Brotowali

Manfaat Brotowali Untuk Lambung

Brotowali (Tinospora cordifolia) merupakan salah satu tumbuhan yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional di berbagai belahan dunia, terutama di Asia Tenggara.

Tumbuhan ini memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang telah diakui secara luas, termasuk untuk kesehatan lambung.

Dalam tulisan ini, kami akan mengeksplorasi manfaat brotowali untuk lambung berdasarkan penelitian ilmiah yang tersedia.

1. Antiinflamasi dan Antimikroba

Brotowali mengandung senyawa-senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, dan berbagai senyawa lain yang telah terbukti memiliki sifat antiinflamasi dan antimikroba.

Kedua sifat ini sangat penting dalam meredakan peradangan dan melawan infeksi yang sering terjadi pada lambung.

Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak brotowali dapat membantu mengurangi peradangan pada lambung dan melindungi jaringan lambung dari kerusakan akibat infeksi bakteri seperti Helicobacter pylori.

Referensi:

Singh, A. P., et al. (2015). Tinospora cordifolia: a multipurpose medicinal plant–A review. Journal of Medicinal Plants Studies, 3(5), 45-58.
Sharma, U., et al. (2017). Tinospora cordifolia (Guduchi), a reservoir plant for therapeutic applications: A Review. Medicines, 4(3), 58.


2. Melindungi Mukosa Lambung

Mukosa lambung adalah lapisan pelindung yang penting untuk mencegah kerusakan pada lambung akibat asam lambung dan agen-agen iritan lainnya.

Brotowali telah terbukti memiliki efek protektif terhadap mukosa lambung.

Senyawa-senyawa aktif dalam brotowali membantu meningkatkan produksi lendir lambung dan meningkatkan regenerasi sel-sel mukosa, yang pada gilirannya membantu melindungi lambung dari luka dan iritasi.

Referensi:

Deshpande, A., & Iravati, C. (2016). A Comprehensive Review on Tinospora cordifolia. International Journal of Pharmaceutical Sciences and Research, 7(9), 3580-3593.
Chandrasekaran, C. V., et al. (2010).

Dual inhibitory effect of Tinospora cordifolia ethanol extract on cyclooxygenase and lipoxygenase enzymes. Phytomedicine, 17(8-9), 725-729.


3. Mengurangi Gejala Dispepsia

Dispepsia adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gangguan pencernaan seperti perut kembung, rasa penuh, mual, dan rasa tidak nyaman di perut bagian atas.

Brotowali telah digunakan secara tradisional untuk meredakan gejala dispepsia.

Studi klinis telah menunjukkan bahwa suplemen brotowali dapat membantu mengurangi intensitas gejala dispepsia dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Referensi:

Raghunathan, K., et al. (2019). Efficacy of Tinospora cordifolia in the Management of Dyspepsia: A Randomized Double Blind Placebo Controlled Study.

Journal of Clinical and Diagnostic Research, 13(1), FC01-FC04.
Srivastava, R. S., et al. (2016). A clinical study of Guduchi (Tinospora cordifolia) in the management of dyspepsia. Ayu, 37(1), 39.

4. Menjaga Keseimbangan Asam Lambung

Salah satu faktor risiko utama untuk gangguan lambung adalah ketidakseimbangan produksi asam lambung.

Brotowali telah diketahui memiliki efek modulator terhadap produksi asam lambung.

Ini dapat membantu dalam menjaga keseimbangan asam lambung, yang pada gilirannya dapat mencegah berbagai gangguan lambung seperti refluks asam dan gastritis.

Referensi:

Panchabhai, T. S., et al. (2008). Antiulcer and antioxidant activity of Tinospora cordifolia (Willd.) Miers in gastric ulceration models.

Indian Journal of Experimental Biology, 46(8), 660-667.Patil, K., et al. (2019). Effect of Tinospora cordifolia on experimental model of gastric ulcers. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 9(3), 128-134.

Kesimpulan

Dari berbagai studi yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa brotowali memiliki potensi besar dalam menjaga kesehatan lambung.

Sifat antiinflamasi, antimikroba, perlindungan mukosa lambung, pengurangan gejala dispepsia, dan efek modulator terhadap produksi asam lambung menjadikan brotowali sebagai pilihan herbal yang menarik untuk mendukung kesehatan lambung.

Namun, sebelum menggunakan brotowali atau produk berbasis brotowali untuk masalah lambung, selalu disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan terkait untuk dosis dan penggunaan yang tepat.