Komplikasi obesitas kelebihan lemak bisa menyebabkan penyakit mematikan seperti diabetes, darah tinggi, stroke, liver, gagal ginjal dll, cegah dan segera obati. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 05-12-23 by (Id155)
√ 1110 views
√ CLOUD Obesitas

Komplikasi Obesitas

Banyak orang menganggap ringan obesitas karena merasa tidak merasakan sakit pada tubuhnya. Mengira dalam kondisi baik dengan melihat belum ada keluhan yang muncul.

Akibat anggapan tersebut, mendorong yang bersangkutan terus melakukan kebiasaan buruk hingga menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh semakin berat.

Anda harus tahu faktor apa saja penyebab obesitas sehingga bisa secara diri melakukan antisipasi dengan menjaga pola hidup sehat.

Disamping itu mengenali cara mengobati obesitas juga sangat membantu dalam memilih metode penyembuhan yang lebih tepat.

Komplikasi obesitas

Obesitas dan penyakit komplikasi ikutannya bisa berpengaruh pada kualitas hidup Anda secara keseluruhan, bahkan konon bisa menurunkan usia harapan hidup.

Tidak jarang Anda yang mengidap obesitas mengalami tekanan mental seperti merasa minder, seperti terisolasi lingkungan, timbul rasa malu, stress / depresi, rasa bersalah dll.

Selain masalah sosial diatas, ada hal lain yang bisa lebih berat dan berbahaya terkait obesitas yaitu menyebabkan komplikasi penyakit yang bisa lebih kritis dari kelebihan lemak itu sendiri.

Komplikasi obesitas bukan hanya penyakit ringan saja, namun bisa mengarah pada kesehatan yang buruk akibat menimpa organ penting tubuh Anda.

Orang dengan obesitas lebih berisiko mengalami berbagai penyakit komplikasi sebagai berikut :

Diabetes tipe 2

DiabetesImage source istock photo

Obesitas dapat memengaruhi cara tubuh dalam menggunakan insulin untuk mengontrol kadar gula darah, sehingga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes.

Obesitas dapat meningkatkan resiko diabetes tipe 2 hingga 7 kali lipat pada laki-laki dan 12 kali lipat pada perempuan.

Peningkatan resiko terjadi seiring meningkatnya skor BMI, dan berkurang seiring dengan penurunan berat badan.

Penyakit kardiovaskular

Stetoskop jantungImage source istock photo

Tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kadar gula darah yang tinggi dan peradangan adalah faktor yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner, gagal jantung kongestif, serangan jantung dan stroke.

Dan obesitas dapat menyebabkan tubuh memiliki tekanan darah tinggi dan kadar kolesterol yang tinggi, juga menyebabkan peradangan kronis dan resistansi insulin.

Penyakit hati berlemak

HatiImage source istock photo

Kelebihan lemak yang beredar dalam darah akan menuju ke hati, organ yang bertanggung jawab untuk menyaring darah.

Ketika hati Anda mulai menyimpan kelebihan lemak, hal ini dapat menyebabkan peradangan hati kronis (hepatitis) dan kerusakan hati jangka panjang (sirosis).

Penyakit ginjal

Tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit hati adalah salah satu kontributor paling umum atas terjadinya penyakit ginjal kronis.

Batu empedu

Kista empeduImage source istock photo

Kadar kolesterol darah yang tinggi dapat menyebabkan kolesterol menumpuk pada kantung empedu.

Hal ini dapat menyebabkan penyakit batu empedu dan penyakit kandung empedu.

Gangguan Kesehatan lainnya

Selain berbagai masalah kesehatan diatas, baik secara langsung ataupun tidak langsung obesitas juga berperan dalam perkembangan berbagai gangguan kesehatan lainnya, seperti:

  • Asma
  • Sleep apnea
  • Berkurangnya keseuburan
  • Osteoartritis
  • Nyeri sendi dan punggung
  • komplikasi kehamilan, seperti diabetes gestasional dan preeklampsia.
  • Jenis kanker tertentu, seperti kanker esofagus, pankreas, kolorektal, kanker payudara, rahim, dan ovarium.

Kesimpulan

Apabila sudah menimbulkan komplikasi, obesitas harus segera diobati dengan cara menurunkan berat badan.

Proses penurunan berat badan ini sebaiknya tidak radikal tapi perlahan secara bertahap agar tubuh Anda tidak kaget.

Mulai rubah pola makan yang tidak sehat dengan memperbanyak asupan buah, sayur dan makanan rendah lemak.

Lakukan olah raga lebih teratur serta mengelola suasana emosi agar tetap memiliki pikiran yang baik dan positif.

Apabila cara diatas masil belum memberikan hasil maksimal pada program diet Anda, bisa bantu dengan konsumi obet-obatan yang dijamin keamanannya.

Salah satu sinergi obat yang bisa Anda pilih adalah resep obesitas HNI HPAI dengan kandungan herbal alamiahnya serta sudah memilik izin edar dari BPOM.

Melalui pengobatan dan perawatan secara benar tanpa kenal lelah, in syaa Allah komplikasi dan obesitas bisa berkurang dengan sendirinya.