Cacar monyet masuk Indonesia waspadai gejala dan penularan secara dini, agar Anda terhindar dari wabah yang menyakitkan ini serta cara pengobatan .. doc HNI Pioneer.

√ Post 10-12-23 by (Id150)
√ 1617 views
√ CLOUD Penyakit

Cacar Monyet

Penyakit cacar monyet atau monkeypox adalah salah satu penyakit langka yang terjadi karena infeksi virus monkeypox.

Virus monkeypox merupakan bagian dari keluarga orthopoxvirus, sama seperti virus variola yang jadi penyebab cacar.

Gejala cacar monyet memiliki kemiripan dengan gejala cacar, hanya saja lebih ringan, dan jarang berakibat fatal.

Monkeypox adalah virus zoonosis, yang berarti dapat menular dari hewan ke manusia. Namun penyakit cacar monyet dapat juga menular dari manusia ke manusia.

Selain pada monyet, virus ini juga ditemukan pada hewan primata lain dan hewan pengerat tertentu di Afrika.

Cacar monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958 pada koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian.

Sedangkan kasus infeksi cacar monyet pertama pada manusia tercatat pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Selama beberapa dekade, cacar monyet umumnya terjadi di Negara-negara Afrika, namun kadang terjadi juga di Negara lain.

Wabah cacar monyet pertama di luar Afrika diketahui terjadi di Amerika Serikat pada musim semi tahun 2003.

Pada saat itu terjadi pengiriman hewan pengerat yang terinfeksi dari Ghana ke Texas.

Hewan pengerat tersebut menyebarkan virusnya ke anjing padang rumput (Prairie Dog) peliharaan, yang kemudian menginfeksi 47 orang di Midwest.

Dan pada tahun 2022 terjadi wabah cacar monyet global yang menjangkiti banyak negara di berbagai benua.

Tanda dan Gejala Cacar Monyet

Penderita cacar airImage source istock photo

Gejala cacar monyet dapat meliputi:

  • Demam
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot dan sakit punggung
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Panas dingin
  • Kelelahan
  • Gangguan saluran pernapasan (misalnya sakit tenggorokan, hidung tersumbat, atau batuk)
  • Ruam yang mungkin terjadi pada area alat kelamin dan sekitarnya, pada anus, atau mungkin juga terjadi pada area lain seperti tangan, kaki, dada, wajah, atau mulut.

Dalam beberapa kasus, dilaporkan juga beberapa gejala lain seperti nyeri di sekitar anus, merasa ingin buang air besar walaupun usus dalam keadaan kosong (tenesmus).

Juga muncul tanda pendarahan pada bagian rektum, dan peradangan yang terasa sakit pada anus dan lapisan rektum (proktitis).

Masa inkubasi (interval dari infeksi hingga timbulnya gejala) pada cacar monyet biasanya berlangsung selama 6 hingga 13 hari, tetapi dapat juga berlangsung selama 5 hingga 21 hari.

Periode infeksi cacar monyet (monkeypox) dapat dibagi menjadi dua:

Periode invasi:

Biasanya berlangsung antara 0 hingga 5 hari yang ditandai dengan:

  • Demam
  • Sakit kepala hebat
  • Limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening)
  • Nyeri punggung
  • Mialgia (nyeri otot)
  • Astenia hebat (kekurangan energi)

Limfadenopati adalah gejala khas cacar monyet, jika dibandingkan dengan penyakit lain yang pada mulanya mungkin tampak serupa (seperti cacar air, campak dan cacar)

Periode Erupsi kulit

Lesi cacar monyetImage illustration istock photo

Biasanya dimulai dalam 1 hingga 3 hari setelah terjadi demam. Ruam cenderung lebih terkonsentrasi pada bagian wajah dan ekstremitas daripada bagian tubuh lain.

Ruam pada wajah terjadi dalam sebagian besar kasus cacar monyet (95% kasus), pada telapak tangan dan telapak kaki (75% kasus).

Ruam juga dapat terjadi pada selaput lendir mulut (70% kasus), alat kelamin (30% kasus), dan konjungtiva (20% kasus), serta kornea.

Ruam berkembang secara bertahap:

  • Mulai dari makula menjadi papula (lesi keras yang sedikit menonjol)
  • Kemudian vesikel (lesi yang berisi cairan bening)
  • Lalu berkembang menjadi pustula (lesi berisi cairan berwarna kekuningan)
  • Terkahirt krusta yang mengering dan rontok.

Jumlah lesi pada penderita cacar monyet dapat berbeda-beda, dari yang hanya beberapa hingga yang berjumlah sangat banyak.

Dalam kasus yang sangat parah, lesi-lesi tersebut dapat menyatu hingga sebagian besar kulit terkelupas.

Penularan cacar monyet

Penularan cacar monyet dapat berlangsung ketika terjadi kontak baik dengan hewan ataupun orang yang terinfeksi virus monkeypox.

Cara penyebaran cacar monyet meliputi:

  • Kontak langsung dengan ruam, koreng, atau cairan tubuh dari hewan atau orang yang menderita monkeypox.
  • Menyentuh benda, seperti pakaian, tempat tidur, atau handuk dan permukaan lain yang pernah digunakan oleh penderita cacar monyet.
  • Melalui sekresi pernafasan.
  • Wanita hamil dapat menyebarkan virus monkeypox pada janinnya melalui plasenta.
  • Penularan juga dapat terjadi dengan cakaran atau gigitan dari hewan yang terinfeksi.
  • Seseorang mungkin juga terkena cacar monyet karena menyiapkan, memakan daging atau menggunakan produk dari hewan yang terinfeksi.

Seseorang yang terkena cacar monyet dapat menularkannya ke orang lain sejak gejala dimulai hingga ruam sembuh sepenuhnya dan lapisan kulit baru terbentuk.

Penyakit ini biasanya berlangsung dalam waktu 2 hingga 4 minggu.

Diagnosis Cacar Monyet

Diagnosa cacar monyetImage source istock photo

Karena cacar monyet jarang terjadi, penyedia layanan kesehatan mungkin awalnya mencurigai penyakit Anda sebagai campak atau cacar air.

Tetapi pembengkakan kelenjar getah bening biasanya dapat menjadi pembeda antara monkeypox dan cacar lainnya.

Untuk mendiagnosis monkeypox, penyedia layanan kesehatan akan mengambil sampel jaringan dari luka terbuka (lesi).

Kemudian sampel tersebut akan dikirim ke laboratorium untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction).

Sampel darah atau antibodi mungkin juga diperlukan dalam pemeriksaan virus monkeypox.

Cara Mengobati Cacar Monyet

Tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit cacar monyet, kebanyakan penderitanya dapat pulih dalam waktu 2 hingga 4 minggu tanpa memerlukan perawatan medis.

Dokter Anda kemungkinan besar akan membantu agar Anda tetap nyaman dan mencoba mencegah komplikasi serius dengan istirahat, asupan cairan yang cukup, dan obat-obatan yang dijual bebas.

Sebagai langkah pengendalian wabah, dokter dapat menggunakan antivirus dan vaksin.

Secara genetik virus cacar dan cacar monyet memiliki kemiripan, yang artinya antivirus dan vaksin yang dikembangkan untuk mengobati atau mencegah cacar dapat juga digunakan untuk mengobati dan mencegah infeksi virus cacar monyet.

Antivirus, seperti tecovirimat (TPOXX), mungkin direkomendasikan untuk orang yang memiliki kemungkinan sakit parah, seperti pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pencegahan Cacar Monyet

Vaksin cacar monyetImage source istock photo

Meningkatkan kesadaran masyarakat akan faktor-faktor risiko dan memberikan penyuluhan tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk mengurangi paparan virus adalah strategi utama untuk mencegah cacar monyet.

Karena penggunaan vaksin cacar yang diperkirakan dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet baru sebatas pada uji klinis.

Penelitian masih dilakukan untuk menilai kelayakan dan kesesuaian vaksinasi dalam pencegahan dan pengendalian monkeypox.

Beberapa langkah berikut dapat Anda lakukan untuk mencegah penularan cacar monyet:

  • Hindari kontak dengan hewan yang diduga terinfeksi virus monkeypox (terutama hewan yang sakit atau mati).
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus atau orang yang memiliki gejala seperti ruam cacar.
  • Hindari kontak dengan tempat tidur dan benda lain yang mungkin sudah terpapar virus (pernah digunakan oleh penderita cacar monyet).
  • Masaklah bahan makanan yang mengandung daging atau bagian hewan hingga benar-benar matang.
  • Sering-seringlah mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan hand sanitizer yang dapat membunuh virus dan bakteri.
  • Kenakan masker kesehatan yang menutupi mulut dan hidung Anda saat berkerumun atau berada didekat orang lain.
  • Bersihkan dan disinfeksi permukaan atau benda yang sering disentuh banyak orang.
  • Gunakanlah alat pelindung diri (APD) jika Anda tidak dapat menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi virus mokeypox.

Obat Herbal Untuk Cacar Monyet

Menurut para ahli, penyebab cacar monyet hampir sama dengan virus penyebab cacar:

Untuk mendampingi pengobatan cacar monyet, salah satu sinergi herbal diatas bisa menjadi alternatif untuk Anda.