Manfaat daun jati belanda sangat banyak untuk kesehatan, mampu mengatasi penyakit asma, mempercepat proses penyembuhan pada luka, merawat kesehatan kulit dan .. doc HNI Pioneer.

√ Post 18-09-23 by (Id78)
√ 2538 views
√ CLOUD Daun Jati Belanda

Manfaat dan Efek Samping Daun Jati Belanda

Tanaman Jati Belanda atau dengan nama latin (Guazuma Ulmofolia) ini merupaka salah satu tumbuhan dari suku Sterculiaceae.

Jati belanda telah dikenal sebagai salah satu tanaman yang berkhasiat untuk dijadikan obat oleh masyarakat.

Daun jati Belanda ini sering dimanfaatkan untuk dijadikan jamu pelangsing tubuh, serta umumnya dibuat dan diolah kemudian dijadikan teh herbal.

Sejak dahulu jati Belanda ini dimanfaatkan sebagai tanaman herbal dan dikelola juga secara tradisional ataupun modern.

Nama lain dari jati Belanda selain Guazuma Ulmifolia, seringkali disebut dengan nama guazuma ulmofilia Lamk, adapun sebutan di pulau Jawa, jati Belanda sering disebut dengan jatos lan`di atau jati londa.[1]

Meskipun jati Belanda ini tidak bisa digunakan sepenuhnya untuk menggantikan pengobatan medis, namun tanaman jati Belanda ini mempunyai khasiat dan manfaat tidak kalah baik dengan pengobatan medis.

Manfaat Jati Belanda

Berikut adalah manfaat daun jati belanda untuk mendukung kesehatan Anda: [3]

Mengobati Asma

Salah satu manfaat dari tanaman jati belanda adalah mampu untuk mengurangi serta mencegah penyakit Asma.

Bahwa dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa ekstrak dari daun tanaman jati belanda memiliki efek signifikan sebagai anti asma.

Kaya Antioksidan

Manfaat lainnya adalah bahwa daun tanaman jati mengandung antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh dalam melawan radikal bebas.

Penelitian lain telah mengemukakan bahwa komponen phenolic yang ada pada daun jati belanda memiliki agen antioksidan yang sangat baik.

Radikal bebas sendiri adalah salah satu penyebab tumbuhnya sel kanker serta penuaan dini pada kulit.

Penyembuhan Luka

Didapatkan hasil penelitian bahwa daun pohon jati ini mampu untuk mempercepat proses perbaikan sel-sel dan jaringan-jaringan kulit yang rusak sehingga luka lebih cepat sembuh.

Merawat Rambut

Penelitian lain menjelaskan bahwa minyak dari daun jati bisa dipakai untuk mempercepat pertumbuhan rambut, dan biji dari tanaman jati ini juga dapat dimanfaatkan untuk hair tonic.

Kesehatan Kulit

Daun pohon jati dapat dimanfaatkan sebagai agen antiradang pada kulit. Anda dapat mengambil sari daun tanaman ini dengan cara diperas lalu digerus.

Perasan daun jati belanda mampu untuk mengobati berbagai macam penyakit kulit karena peradangan, seperti jerawat.

Bersifat Antijamur

Daun jati kering diambil sarinya oleh para peneliti untuk diteliti. Ternyata, hasilnya menunjukkan bahwa daun pohon jati berkhasiat untuk mencegah pertumbuhan jamur.

Melawan Bakteri

Peneliti menemukan bahwa daun pohon jati memiliki karakteristik untuk melawan Listeria monocytogenes yang banyak terdapat pada makanan dan merupakan bakteri penyebab listeriosis.

Mengatasi Cacingan

Daun dari pohon jati belanda ini juga dipercayai memiliki efek yang cukup ampuh seperti piperazine citrate dalam melawan cacing penyebab penyakit dan mampu untuk melawan infeksi parasit seperti cacing.

Obat Diuretik

Manfaat daun pohon jati dipercaya dapat membantu diuretik dalam tubuh sehingga Anda akan menjadi lebih sering buang air kecil.

Efek Samping Daun Jati Belanda

Segala sesuatu hal yang dikonsumsi secara berlebihan tentu itu tidak baik.

Termasuk bagi yang mengkonsumsi daun jati belanda untuk proses pelansingan badan ataupun ingin mengambil manfaat lainnya, jangan terlalu terburu-buru.

Bisa jadi yang akan dialami justru malah efek samping yang tidak kita harapkan.

Berikut adalah beberapa efek samping jati belanda: [2]

  • Iritasi Pada Organ Lambung . Daun jati belanda termasuk salah satu tanaman yang mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, karotenoid, dan juga musilago. Semua kandungan itu merupakan zat kimia kuat yang apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada bagian lambung
  • Sakit Diare. Bagi orang yang tidak cocok mengonsumsi tanaman jati belanda juga dapat mengalami sakit diare dalam jangka yang panjang. Padahal, daun jati belanda juga disebut-sebut ampuh mengatasi konstipasi atau sembelit. Namun apabila tubuh bereaksi negatif, yang terjadi adalah diare berkepanjangan.
  • Sakit Diabetes. Mengonsumsi teh atau jamu dari daun jati belanda juga dapat beresiko penyakit diabetes apabila diminum dengan tambahan pemanis seperti gula pasir. Penumpukan pemanis yang terjadi pada larutan teh jati belanda dalam jangka panjang akan berakibat buruk bagi kesehatan.
  • Nafsu Makan Menurun. Tumbuhan jati belanda diyakini dapat menjadi obat pelangsing alami karena menekan nafsu makan. kendati demikian, apabila konsumsi daun jati belanda dilakukan tanpa pengawasan akan dosisnya, bisa jadi justru nafsu makan akan menjadi berkurang dan sulit terkendali.
  • Sering Buang Air Kecil. Selain beberapa efek samping diatas, mengkonsumsi jati belanda secara berlebihan juga bisa membuat frekuensi buang air kecil bertambah. Hal ini dikarenakan sifat tanaman ini yang diuretik sehingga membuat seseorang lebih sering buang air kecil.

Kandungan Zat Aktif Jati Belanda

Pada bagian kulit yakni damar, asam dan zat samak. Pada bagian daun dan batang yakni glikose, lemak dan zat pahit.

Kandungan kimia tersebut akan memiliki beberapa efek farmakologis, yaitu astringen, menguruskan badan karena melarutkan lemak dan anti diare.

Itulah sebabnya mengapa daun jati Belanda sering digunakan untuk membantu proses diet yang dijalani, karena bisa membantu untuk menguruskan badan.