Penyakit Scabies

Id53 Postby Admin 10-12-23 3928 Penyakit

Skabies atau scabies atau penyakit kudis/gudik merupakan infeksi kulit akibat kutu / tungau yang bernama sarcoptes scabiei.

Kutu ini sangat menyukai tempat yang lembab dan memakan jaringan kulit mati manusia yang rontok.

Kutu skabies biasanya menempel pada kain seperti tirai, sprei, kasur, bed cover, selimut, baju dll.

Serangan kutu ini biasanya bermula mengenai 1 orang dan kemudian akan menginfeksi orang lain yang tinggal sekamar / serumah dengan penderita.

Metode penularan dari penyakit skabies ini adalah melalui kontak langsung dengan kulit penderita jadi biasanya diagnosa skabies sangat mudah diketahui karena biasanya bisa menyerang 1 keluarga yang tinggal serumah.

Tanda Scabies

Berikut ini adalah beberaoa indikasi penderita scabies :

  • Ruam dan gatal luar biasa, sering kali parah dan memburuk di malam hari
  • Jejak seperti galian yang tipis dan tidak teratur
  • Kulit agak melepuh atau terdapat benjolan seperti jerawat yang kecil atau berubah warna
  • Anda juga mungkin mengalami scabies Norwegia di mana kudis mengeras, dengan kerak tebal
  • yang mengandung ribuan tungau dan telur
  • Kerak yang menebal, berwarna keabuan-abuan, dan mudah terkelupas saat disentuh

Pada orang dewasa dan anak yang lebih tua :

  • Antara jari tangan
  • Ketiak
  • Sekitar pinggang
  • Dalam pergelangan tangan
  • Atas siku bagian dalam
  • Telapak kaki
  • Sekitar payudara
  • Sekitar area kelamin pria
  • Pantat
  • Lutut
  • Atas tulang belikat

Pada bayi dan anak kecil :

  • Kulit kepala
  • Wajah
  • Leher
  • Telapak tangan
  • Telapak kaki

Dan beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas.

Penyebab Scabies

Tungau Sarcoptes Scabiei berkaki delapan adalah penyebab kudis pada manusia, yang berukuran sangat kecil.

Tungau betina menggali di bawah kulit dan membuat saluran bagi mereka untuk bertelur.

Setelah telur menetas, larva tungau bergerak ke permukaan kulit untuk bertumbuh, lalu mereka dapat menyebar ke area kulit Anda lainnya atau kulit orang lain.

Tungau, telur dan kotoran mereka membuat Anda merasa gatal sebagai reaksi alergi tubuh Anda terhadap mereka.

Bila Anda langsung kontak fisik dan berbagi pakaian atau sprei dengan orang yang terinfeksi, tungau dapat menyebar ke Anda sehingga Anda mengalami penyakit ini.

Anda juga bisa mengalami reaksi kulit sementara dari kontak dengan tungau scabies pada hewan.

Bahkan, setiap spesies tungau menempel pada inang yang lebih cocok, sehingga tungau akan langsung mati jika mereka tidak hidup dengan inang yang pantas.

Cara Pengobatan Scabies

Scabies memang terbilang tungau yang cukup bandel. Oleh karena itu dalam pola pengobatan harus dilakukan terus menerus hingga tuntas.

Karena bila tidak, maka tungau-tungau yang masih hidup akan mulai berkembang biak kembali saat pengobatan dihentikan.

Berikut ini adalah resep salep scabies ala USB yang alhamdulillah sudah terbukti cespleng dan banyak membantu kesembuhan para pengguna.

Murah meriah dan bisa diracik sendiri di rumah. Yuk belajar membuat salep promol12 untuk basmi scabies dengan tuntas.

Promol 1sdm campur dengan air hingga menjadi salep. Oleskan ke seluruh area yang terkena scabies. Rutin oleskan siang dan malam hingga sembuh.

  • Mandi dengan Sabun Propolis
  • Selesai mandi olesi kulit dengan MHS
  • Sekitar 1jam kemudian olesi dengan salep promol

Lakukan treatment scabiest ini secara kontinyu hingga benar-benar kulit menjadi sehat dan bersih kembali.

#USB_HNI_HPAI