Konsumsi minuman manis tiap hari bisa tingkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, perlemakan hati, dan kerusakan gigi jika berlebihan. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 25-07-26 by (Id3642)
√ 106 views
√ CLOUD Penyakit

Bahaya Minum Manis Setiap Hari bagi Kesehatan Tubuh

Segelas teh manis, kopi susu, minuman boba, minuman kemasan, atau soda sering dianggap sebagai pelengkap aktivitas sehari hari.

Karena jumlahnya tidak banyak, banyak orang merasa kebiasaan ini tidak akan berdampak pada kesehatan.

Padahal, yang paling berpengaruh bukan hanya jumlah gula dalam satu gelas, tetapi seberapa sering kebiasaan tersebut dilakukan.

Sedikit demi sedikit setiap hari dapat menghasilkan asupan gula tambahan yang sangat tinggi dalam satu bulan bahkan satu tahun.

Akibatnya, tubuh harus bekerja lebih keras untuk mengolah gula yang terus masuk setiap hari.

Apa yang Terjadi Setelah Mengonsumsi Minuman Manis

Minuman yang mengandung gula tambahan umumnya cepat diserap tubuh sehingga kadar gula darah meningkat dalam waktu singkat.

Tubuh kemudian melepaskan hormon insulin untuk membantu memasukkan gula ke dalam sel.

Jika kondisi ini terus berulang setiap hari dalam jangka panjang, sensitivitas tubuh terhadap insulin dapat menurun pada sebagian orang.

Hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor risiko gangguan metabolik.

Dampak yang Dapat Terjadi Jika Menjadi Kebiasaan

Mengonsumsi minuman manis secara berlebihan dikaitkan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah kesehatan.

Di antaranya

  • Kenaikan berat badan.
  • Obesitas.
  • Diabetes tipe dua.
  • Penyakit jantung.
  • Perlemakan hati non alkohol.
  • Kerusakan gigi.

Risiko akan semakin tinggi jika diiringi pola makan tinggi kalori dan kurang aktivitas fisik.

Mengapa Minuman Manis Lebih Mudah Berlebihan

Kalori dalam bentuk cair umumnya tidak memberikan rasa kenyang yang sama seperti makanan padat.

Akibatnya, seseorang tetap makan dalam jumlah normal meskipun sudah memperoleh tambahan kalori dari minuman.

Inilah sebabnya minuman manis sering menjadi penyumbang kalori tersembunyi yang tidak disadari.

Semakin sering dikonsumsi, semakin besar pula total gula tambahan yang masuk ke dalam tubuh.

Berapa Banyak Gula yang Dianjurkan

Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan agar konsumsi gula tambahan dibatasi kurang dari sepuluh persen dari total kebutuhan energi harian.

Bahkan, manfaat kesehatan akan lebih baik jika asupan gula tambahan ditekan hingga kurang dari lima persen dari total energi harian.

Karena itu, membaca label gizi pada minuman kemasan menjadi kebiasaan yang sangat penting.

Cara Mengurangi Kebiasaan Minum Manis

Mengurangi gula tidak harus dilakukan secara drastis. Perubahan bertahap justru lebih mudah dipertahankan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu

  • Perbanyak minum air putih.
  • Kurangi takaran gula sedikit demi sedikit.
  • Pilih minuman tanpa tambahan gula.
  • Batasi minuman kemasan tinggi gula.
  • Konsumsi buah utuh dibanding jus yang diberi gula.

Dengan kebiasaan sederhana ini, asupan gula harian dapat berkurang secara signifikan.

Kesimpulan

Minum manis sedikit sedikit setiap hari mungkin terasa tidak berbahaya.

Namun jika dilakukan terus menerus, kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe dua, penyakit jantung, dan perlemakan hati.

Mengurangi konsumsi gula tambahan serta memperbanyak air putih merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.