Manfaat ginseng bagi kesehatan sebagai antioksidan alami, meningkatkan daya ingat, disfungsi ereksi, kekebalan tubuh, mencegah kanker, menurunkan gula darah dll. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 04-12-23 by (Id139)
√ 1812 views
√ CLOUD Ginseng

Manfaat Ginseng

Manfaat ginseng sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok untuk meningkatkan stamina, daya ingat, mengatasi gula darah hingga masalah pria dewasa.

Ginseng merupakan salah satu jenis tumbuhan obat yang ditemukan di beberapa negara Asia, seperti Tiongkok, Korea, dan Jepang. Tanaman ini juga bisa ditemukan di Amerika Utara.

Tanaman ini bisa diolah dengan tiga cara tergantung berapa tahun lama pertumbuhannya, ginseng segar, putih atau merah:

  • Ginseng segar : dipanen sebelum 4 tahun
  • Ginseng putih : dipanen setelah usia 4-6 tahun
  • Ginseng merah : dipanen setelah 6 tahun

Ada banyak ramuan dengan bahan ginseng, namun yang paling populer adalah ginseng Amerika ( Panax quinquefolius ) dan ginseng Asia ( Panax ginseng ).

Ginseng Amerika dan Asia memiliki senyawa aktif yang bervariasi sehingga efek terhadap tubuh juga bisa berbeda.

Ginseng Amerika diyakini bisa berperan dalam relaksasi, adapun kegunaan ginseng Asia memiliki efek menyegarkan.

Dua senyawa penting pada ginseng yaitu:

  • Ginsenosides.
  • dan Gintonin.

Kedua senyawa ini saling melengkapi untuk memberikan manfaat kesehatan seperti antiradang, antikanker, dan antioksidan.

Manfaat Ginseng

Berikut ini adalah manfaat ginseng yang dinukilkan dari laman healthline:[1]

Sebagai Antioksidan dan Antiinflamasi

Akar ginseng diyakini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Pada sejumlah riset tabung menunjukkan bahwa ekstrak ginseng dan senyawa ginsenoside bisa menghambat peradangan dan meningkatkan kapasitas antioksidan dalam sel.

Satu penelitian tabung menemukan bahwa ekstrak ginseng merah Korea mampu mengurangi radang serta meningkatkan aktivitas antioksidan sel-sel kulit dari orang-orang dengan penyakit eksim.

Selain dengan tabung, uji langsung kepada manusia juga menunjukkan hasil yang relatif menjanjikan.

Penggunaan ginseng pada atlit

Satu riset coba menguak efek pemakaian ginseng dengan melibatkan 18 atlet pria muda mengambil 2 gram ekstrak ginseng merah Korea tiga kali per hari selama tujuh hari.

Para atlit pria itu kemudian memiliki tingkat penanda inflamasi tertentu yang diuji setelah melakukan test olahraga.

Treadmill priaImage source istock photo

Hasilnya tingkat inflamasi ini secara meyakinkan lebih rendah daripada kelompok plasebo, berlangsung hingga 72 jam setelah pengujian.

Namun demikian harap diingat bahwa kelompok plasebo mendapat ramuan obat berbeda, sehingga penelitian lebih lanjut sepertinya masih harus dilakukan.

Penggunaan ginseng pada wanita pasca menopause

Riset lain dengan melibatkan objek lebih besar menguji 71 wanita pascamenopause yang mengonsumsi 3 gram ginseng merah atau plasebo setiap hari selama 12 pekan.

Nenek sakit perutImage source istock photo

Peneliti kemudian menganalisa aktivitas antioksidan dan penanda stres oksidatif pada semua objek penelitian tersebut.

Diperoleh kesimpulan bahwa ginseng merah bisa membantu mengurangi stres oksidatif dengan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan.

Meningkatkan Fungsi Otak

Manfaat ginseng yang mungkin jarang diketahui orang adalah bisa membantu meningkatkan fungsi otak seperti memori, perilaku dan suasana hati.

Brain otakImage source istock photo

Beberapa study tabung dan hewan menunjukkan bahwa senyawa aktif pada ginseng, seperti ginsenosides dan senyawa K, bisa melindungi otak dari kerusakan akibat radikal bebas.

Ada satu riset yang pernah dilakukan dengan melibatkan 30 orang sehat yang mengonsumsi 200 mg Panax ginseng setiap hari selama empat pekan.

Pada akhir penelitian, rata-rata mereka menunjukkan peningkatan kesehatan mental, fungsi sosial, dan suasana hati.

Namun manfaat tidak berlangsung lama pasca 8 pekan penggunaan. Ini memunculkan teori bahwa saat digunakan jangka panjang efek ginseng untuk tujuan ini kemungkinan akan menurun.

Penelitian lain dengan dosis tunggal 200 atau 400 mg Panax ginseng, untuk menguji 30 orang dewasa:

Hasilnya, ternyata dosis 200 mg lebih efektif dalam meningkatkan kinerja mental dan kelelahan selama test dibandingkan dengan dosis 400 mg.

Ini sedikit membingungkan, ada kemungkinan ginseng membantu penyerapan gula darah oleh sel, yang bisa meningkatkan kinerja dan mengurangi kelelahan mental.

Namun belum jelas apa kesimpulannya, mengapa ginseng dosis rendah justru lebih efektif daripada yang lebih tinggi.

Pada kasus lain ditemukan bahwa dengan konsumsi 400 mg Panax ginseng setiap hari selama delapan hari meningkatkan ketenangan dan keterampilan matematika.

Menguatkan manfaat ginseng untuk koognitif, ada riset lain menemukan efek positif pada fungsi otak dan perilaku pengidap penyakit Alzheimer.

Memperbaiki Disfungsi Ereksi

Pisang patahImage source istock photo

Riset ahli telah menunjukkan bahwa ginseng bisa menjadi salah satu alternatif dalam pengobatan disfungsi ereksi (DE) pada pria.

Ada anggapan bahwa senyawa pada ginseng berperan melindungi pembuluh darah dan jaringan mr-P dari stres oksidatif dan membantu mengembalikan fungsi normal.

Study lain memberi simpulan bahwa ginseng mampu meningkatkan produksi oksida nitrat, senyawa ini yang meningkatkan relaksasi otot mr-P dan meningkatkan sirkulasi darah.

Pria yang diobati dengan ginseng merah Korea mengalami perbaikan gejala ED 60%, sedangkan obat lain hanya meningkat 30%.

Penelitian lain menunjukkan bahwa 86 pria dengan DE mengalami peningkatan fungsi ereksi dan kepuasan secara keseluruhan setelah konsumsi 1.000 mg ekstrak ginseng selama 8 pekan.

Meskipun demikian untuk memastikan efek ginseng terhadap DE, para ahli masih memerlukan penelitian lebih lanjut agar bisa ditarik kesimpulan.

Meningkatkan Imunitas

Pada beberapa penelitian dalam eksplorasi efek ginseng terhadap sistem kekebalan telah difokuskan pada pasien kanker yang menjalani operasi atau perawatan kemoterapi.

Satu penelitian yang melibatkan 39 orang yang pulih dari operasi untuk kanker perut, mengobati mereka dengan 5.400 mg ginseng setiap hari selama dua tahun.

Hasilnya cukup menarik karena mereka mengalami peningkatan imunitas yang signifikan dan gejala kekambuhan yang lebih rendah .

Penelitian lain efek ekstrak ginseng merah pada penanda sistem kekebalan pengidap kanker perut stadium lanjut yang menjalani kemoterapi pasca operasi.

Pasca 3 bulan menggunakan ekstrak ginseng merah, diperoleh hasil penanda sistem kekebalan yang lebih baik daripada kelompok kontrol atau plasebo.

Orang yang mengonsumsi ginseng punya peluang 35% lebih tinggi untuk hidup bebas penyakit selama lima tahun setelah operasi kuratif dan tingkat kelangsungan hidup hingga 38% lebih tinggi daripada mereka yang tidak meminumnya .

Ada pandangan bahwa ekstrak ginseng juga bisa meningkatkan efek vaksinasi terhadap penyakit seperti influenza.

Meskipun pengidap kanker imunitasnya cenderung meningkat, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan guna memastikan efektifitas ginseng dalam meningkatkan resistensi terhadap infeksi pada orang sehat.

Potensial Mengobati Kanker

Sel kankerImage source istock photo

Dari 33 sumber terpercaya, akar ginseng bisa membantu dalam mengurangi risiko jenis kanker tertentu.

Senyawa ginsenosides yang terkandung pada ginseng telah terbukti membantu mengurangi peradangan dan memberikan perlindungan antioksidan.

Sebagaimana sudah diketahui bahwa siklus sel adalah proses dimana sel biasanya tumbuh dan membelah diri.

Ginsenosides bisa berperan dalam siklus ini dengan mencegah produksi dan pertumbuhan sel yang tidak wajar.

Sebuah laporan menyimpulkan bahwa orang yang mengonsumsi ginseng ada potensi risiko 16% lebih rendah terkena kanker tertentu.

Orang yang mengonsumsi ginseng memiliki kemungkinan lebih kecil terserang jenis kanker tertentu, seperti kanker bibir, mulut, kerongkongan, lambung, usus besar, hati, dan paru-paru, bila dibandingkan mereka yang tidak meminumnya.

Ginseng juga bisa membantu meningkatkan kesehatan pasien kemoterapi, mengurangi efek samping dan meningkatkan efek pengobatan.

Sedangkan riset peran ginseng dalam pencegahan kanker masih belum bisa disimpulkan.

Meningkatkan Stamina

Para pakar sepakat bahwa ginseng telah terbukti membantu melawan kelelahan dan meningkatkan energi.

Berbagai uji pada hewan menghubungkan senyawa ginseng, seperti polisakarida dan oligopeptida, dengan stres oksidatif yang lebih rendah dan produksi energi yang lebih tinggi dalam sel, yang dapat membantu melawan kelelahan.

Sebuah penelitian empat pekan mengeksplorasi efek pemberian 1 atau 2 gram Panax ginseng atau plasebo kepada 90 orang volunter dengan kelelahan kronis .

Hasilnya, volunter yang diberi Panax ginseng mengalami lebih sedikit kelelahan fisik dan mental, serta pengurangan stres oksidatif, dibandingkan mereka yang menggunakan plasebo.

Pada penelitian lainnya dengan melibatkan 364 penderita kanker yang mengalami kelelahan diberikan 2.000 mg ginseng Amerika atau plasebo.

Setelah delapan pekan, penderita yang berada di kelompok ginseng memiliki tingkat kelelahan yang jauh lebih rendah daripada mereka yang berada di kelompok plasebo.

Serta ada lebih dari 155 riset yang menunjukkan bahwa suplemen ginseng tidak hanya membantu mengurangi kelelahan tetapi juga meningkatkan aktivitas fisik.

Menurunkan Gula Darah

Gula darahImage source istock photo

Ginseng diyakini memiliki potensi dalam mengontrol glukosa darah pada orang dengan dan tanpa diabetes.

Baik ginseng Amerika maupun Asia terbukti meningkatkan fungsi sel pankreas, meningkatkan produksi insulin dan meningkatkan penyerapan gula darah dalam jaringan.

Study lain menunjukkan bahwa ekstrak ginseng membantu dengan memberikan perlindungan antioksidan yang mengurangi radikal bebas dalam sel-sel penderita diabetes.

Pada sebuah penelitian mengukur efek 6 gram ginseng merah Korea, diberikan bersama dengan obat anti-diabetes atau diet biasa, yang melibatkan 19 orang sukarelawan dengan diabetes tipe 2.

Hasilnya cukup menggembirakan, mereka mampu mempertahankan kontrol gula darah yang baik selama studi 12 pekan, dengan hasil:

  • Mengalami penurunan kadar gula darah sebesar 11%
  • Penurunan kadar insulin puasa sebesar 38%
  • Peningkatan sensitivitas insulin sebesar 33%.

Riset lain menunjukkan bahwa ginseng Amerika membantu meningkatkan kadar gula darah pada 10 orang sehat setelah mereka melakukan tes minuman manis.

Dengan demikian tampaknya ginseng merah yang diolah dengan fermentasi bisa lebih efektif dalam mengontrol gula darah.

Ginseng yang difermentasi diproduksi dengan bantuan bakteri hidup, mengubah ginsenosides menjadi bentuk yang lebih mudah diserap dan kuat.

Fakta lain, sebuah riset menunjukkan bahwa konsumsi 2,7 gram ginseng merah yang difermentasi setiap hari efektif menurunkan gula darah dan meningkatkan kadar insulin setelah tes makan, dibandingkan dengan plasebo.

Produk HNI Mengandung Ginseng

Tertarik ingin merasakan manfaat dari akar ginseng bagi keluhan kesehatan Anda? Berikut produk HNI atau produk HPAI yang memiliki kandungan ekstrak akar ginseng.

Kopi Ginseng HNI HPAI

Kopi ginseng HNI HPAI

Kopi ginseng Hania Realco merupakan minuman serbuk kopi kesehatan yang mengandung ginseng asli dan kolagen, dengan rasa mantap dan nikmat.

Anda tertarik untuk mencoba rasanya?

Silahkan klik link Kopi Ginseng Hania untuk penjelasan detil dan cara ordernya.