Manfaat daun stevia sebagai pemanis alami pengganti gula untuk pengidap diabetes termasuk mengontrol berat badan, mengatasi kolesterol, tekanan darah hingga kanker

Manfaat Daun Stevia

Id142 Postby Admin 04-12-23 1487 Daun Stevia

Manfaat daun stevia sebagai pemanis alami pengganti gula yang baik untuk pengidap diabetes termasuk mengontrol berat badan, mengatasi kolesterol hingga kanker.

Stevia adalah pemanis alternatif pengganti gula yang terbuat dari daun tanaman stevia ( stevia rebaudiana ).

Tanaman ini aslinya berasal dari Paraguay dan Brasil, tapi kini telah banyak juga dibudidayakan di kawasan Asia, terutama Jepang dan Cina.

Di kawasan Asia dan Amerika selatan, Stevia telah lama digunakan sebagai pemanis minuman seperti pada teh.

Pada tahun 1987, FDA (Foods and Drugs Administration) selaku badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat sempat melarang pemasaran stevia sebagai bahan tambahan pada makanan.

Namun pada tahun 1995 larangan tersebut dicabut dan stevia dapat beredar kembali sebagai bahan pemanis makanan.

Steviol glikosida adalah bentuk ekstrak stevia yang diakui keamanannya oleh FDA untuk digunakan sebagai pemanis makanan.

Sedangkan stevia dalam bentuk daun utuh dan ekstrak stevia mentah belum disetujui oleh FDA untuk digunakan dalam produk makanan karena belum cukup data tentang keamanan serta dampak potensialnya bagi kesehatan.

Adapun produk olahan yang dicampur dengan bahan lain, faktor keamanan serta dampaknya bagi kesehatan akan bergantung pada bahan campuran yang digunakan.

Ekstrak stevia murni diperoleh melalui proses pengeringan daun, ekstraksi air dan pemurnian.

Saat ini daun stevia juga mulai digunakan sebagai pemanis pada minuman instan seperti kopi Ginseng HNI HPAI.

Sedangkan stevia mentah dan produk olahan yang belum melalui proses pemurnian sering kali terasa pahit dan memiliki bau yang tak sedap.

Anda dapat menggunakan stevia sebagai pemanis alami pengganti gula untuk makanan ataupun minuman harian Anda.

Anda tidak perlu menggunakan terlalu banyak stevia umtuk memaniskan makanan dan minuman Anda, karena stevia memiliki rasa yang sangat manis, sekitar 100 hingga 300 kali lebih manis dari gula biasa.

Meskipun memiliki rasa yang sangat manis, namun FDC (Food Data Central) Amerika Serikat mengkategorikannya sebagai bahan makanan non-kalori, karena kandungan kalorinya yang sangat rendah.

Hal ini tentu saja menjadi nilai lebih bagi stevia bila dibandingkan dengan pemanis lainnya.

Manfaat Stevia Bagi Kesehatan

Dengan kalori yang sangat rendah, dan kandungan nutrisi yang terdapat didalamnya menjadikan stevia sebagai sebuah alternatif yang sehat untuk menggantikan gula dalam menu harian Anda.

Pemanis yang aman bagi penderita diabetes

DiabetesImage source istock photo

Jika Anda seorang penderita diabetes, atau memiliki resiko terkena diabetes, maka stevia adalah pemanis yang ideal untuk membantu menjaga kadar gula darah Anda agar tetap terkendali.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan stevia merupakan cara yang aman dan efektif untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa stevia tidak menyumbang asupan kalori atau karbohidrat. Selain itu, stevia juga tidak menyebabkan kenaikan pada gula darah ataupun respon insulin.

Hal ini memberikan kemungkinan pada penderita diabetes untuk mengonsumsi makanan dengan variasi yang lebih banyak dan mematuhi rencana diet yang sehat.

Sebuah penelitian kecil pada 12 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah yang signifikan pada kelompok yang menggunakan stevia.

Perlu diingat, bahwa stevia yang beredar dipasaran mungkin mengandung campuran pemanis jenis lain, termasuk dekstrosa dan maltodekstrin yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Oleh karena itu, anda harus berhati-hati dalam memilih produk stevia yang akan anda gunakan.

Stevia baik untuk mengontrol berat badan

TimbanganImage source istock photo

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan obesitas dan kelebihan berat badan, seperti kurangnya aktivitas fisik dan tingginya asupan makanan padat energi yang tinggi lemak dan gula.

Asupan gula tambahan telah terbukti berkontribusi pada rata-rata 16 persen dari total kalori dalam diet di Amerika.

Hal ini erat kaitannya dengan penambahan berat badan dan kadar gula darah.

Stevia tidak mengandung gula dan hampir tidak ada kalori didalamnya. Oleh karena itu, stevia bisa menjadi bagian dari diet seimbang untuk membantu mengurangi asupan kalori tanpa mengorbankan rasa.

Mengurangi resiko kanker

KankerImage source istock photo

Terdapat beberapa bukti yang menunjukkan bahwa stevia dapat membantu dalam mencegah atau melawan beberapa jenis kanker tertentu.

Menurut penelitian pada tahun 2012, stevioside yang terdapat dalam stevia dapat membantu meningkatkan kematian sel kanker pada kanker payudara.

Stevioside juga dapat membantu mengurangi beberapa jalur mitokondria yang berkontribusi pada pertumbuhan kanker.

Stevia memiliki kandungan sterol dan senyawa antioksidan, termasuk kaempferol.

Menurut penelitian, kaempferol dapat mengurangi risiko kanker pankreas hingga 23 persen.

Membantu menurunkan tekanan darah

Cek tekanan darahImage source istock photo

Glikosida tertentu dalam ekstrak stevia telah terbukti dapat melebarkan pembuluh darah. Zat ini juga dapat meningkatkan ekskresi natrium dan keluaran urin.

Sebuah penelitian tahun 2003 menunjukkan bahwa stevia berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.

Studi tersebut menunjukkan bahwa stevia kemungkinan memiliki tindakan kardiotonik yang menormalkan tekanan darah dan mengatur detak jantung.

Namun, penelitian yang lain menunjukkan bahwa stevia tidak terlihat memengaruhi tekanan darah.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi manfaat stevia terhadap tekanan darah.

Menurunkan kadar kolesterol

KolesterolImage source istock photo

Berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2009, ekstrak daun stevia ternyata dapat membantu mengontrol kadar kolesterol.

Dalam penelitian tersebut, peserta mengonsumsi 20 mililiter ekstrak stevia setiap hari selama satu bulan.

Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa stevia dapat menurunkan kolesterol total, kolesterol jahat (LDL) dan juga trigliserida tanpa menyebabkan efek samping negatif.

Selain itu, stevia juga dapat meningkatkan kolesterol baik (HDL).

Namun, belum diketahui apakah penggunaan stevia sesekali dalam jumlah yang lebih rendah akan memiliki dampak yang sama atau tidak.

Tidak menyebabkan alergi

Alergi priaImage source istock photo

Pada tahun 2010, European Food Safety Authority (EFSA) meninjau literatur yang ada untuk memastikan ada tidaknya potensi reaksi alergi terhadap stevia.

Para peninjau menyimpulkan bahwa glikosida steviol tidak reaktif dan tidak dicerna menjadi senyawa reaktif.

Oleh karena itu, kecil kemungkinan glikosida steviol dapat menyebabkan reaksi alergi ketika dikonsumsi dalam makanan, apalagi dalam bentuk ekstrak stevia murni.

Baik untuk anak-anak

Gigi anak sehatImage source istock photo

Makanan dan minuman yang mengandung stevia dapat berperan penting dalam menurunkan asupan kalori anak-anak.

Gula dan kalori yang berlebihan berkaitan erat dengan obesitas dan penyakit kardiovaskular.

Menurut American Heart Association (AHA), asupan gula tambahan yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada anak-anak dengan mengubah kadar trigliserida dan kolesterol.

Selain itu, asupan gula berlebih juga berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan kerusakan gigi.

Mengganti gula dengan stevia berpotensi meminimalkan risiko ini.

Efek samping stevia

Meskipun umumnya diakui sebagai bahan yang aman, namun stevia bisa saja menyebabkan efek samping pada beberapa orang.

Terdapat satu ulasan yang mencatat bahwa pemanis nol kalori seperti stevia dapat mengganggu konsentrasi bakteri baik dalam usus yang memainkan peran sentral dalam pencernaan, dan kekebalan tubuh.

Terdapat juga kekhawatiran bahwa stevia mentah dapat membahayakan ginjal, sistem reproduksi, dan sistem kardiovaskular.

Stevia mentah juga diduga dapat menurunkan tekanan darah terlalu rendah atau berinteraksi dengan obat yang menurunkan gula darah.

Anda juga harus berhati hati dalam memilih produk stevia yang akan Anda gunakan, terutama jika Anda adalah penderita diabetes.

Ada beberapa produk yang beredar dipasaran bisa saja memiliki campuran pemanis seperti dekstrosa dan maltodekstrin.

Kopi Stevia HNI HPAI

Manfaat manisnya stevia yang menyehatkan sudah bisa Anda nikmati melalui produk HNI HPAI.

Berikut dibawah ini adalah produk HNI dengan kandungan daun stevia didalamnya:

Selain nikmat, ketiga jenis kopi stevia HNI HPAI tersebut juga memiliki khasiat yang sangat luar biasa, karena disinergikan dengan ginseng, kolagen, coklat, susu dll.