Manfaat Minyak Zaitun HNI bagi kesehatan jantung, mencegah stroke, lawan peradangan, anti bakteri, anti kanker, Alzheimer, radang sendi, diabetes, obesitas dll. .. doc HNI Pioneer.

√ Post 10-10-23 by (Id125)
√ 1458 views
√ CLOUD Minyak Zaitun

Manfaat Minyak Zaitun

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan minyak zaitun karane minyak ini ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan.

Tapi, sebelum membahas manfaat minyak zaitun, ada baiknya kenali dulu kandungan nutrisi yang terdapat dalam Minyak Zaitun.

Dalam setiap 1 sendok makan minyak zaitun memiliki kandungan:

  • Kalori: 119
  • Lemak jenuh: 14% dari total kalori
  • Lemak tak jenuh tunggal: 73% dari total kalori
  • Lemak tak jenuh ganda (PUFA) : 11% dari total kalori
  • Vitamin E: 13% dari Kebutuhan Harian (AKG)
  • Vitamin K: 7% dari AKG

Manfaat Minyak Zaitun Untuk Kesehatan

Apa saja keistimwaan buah zaitun? Ini penjelasannya

Berikut adalah beberapa manfaat dari minyak zaitun bagi kesehatan Anda:

Manfaat Minyak Zaitun Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian observasional yang dilakukan beberapa dekade lalu menunjukkan bahwa penyakit jantung lebih jarang terjadi di negara-negara Mediterania.

Hal ini mendorong penelitian lebih lanjut tentang diet Mediterania, yang kini telah terbukti dapat mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan.

Minyak zaitun (extra virgin olive oil) yang merupakan salah satu bahan utama dalam diet ini, dapat melindungi jantung Anda dari berbagai penyakit.

Minyak zaitun dapat mengurangi peradangan, menjaga kolesterol jahat (LDL) dari oksidasi, memperbaiki lapisan pembuluh darah dan dapat membantu mencegah pembekuan darah yang berlebihan.

Selain itu, minyak zaitun juga telah terbukti dapat menurunkan tekanan darah, yang merupakan salah satu faktor risiko terkuat untuk penyakit jantung.

Jika anda memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung atau faktor risiko lainnya, sebaiknya anda mengganti minyak anda dengan minyak zaitun (extra virgin olive oil).

Manfaat Minyak Zaitun Menurunkan Resiko Stroke

Penyakit stroke disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak, hal ini bisa terjadi karena adanya gumpalan darah atau pecahnya pembuluh darah.

Dalam sebuah penelitian bersekala besar yang melibatkan 841.000 orang, menunjukkan bahwa minyak zaitun merupakan sumber lemak tak jenuh tunggal (MUFA) yang berpengaruh terhadap penurunan resiko terkena stroke dan penyakit jantung.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun dapat membantu mencegah pembekuan darah yang tidak diinginkan, yang dapat mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Manfaat Minyak Zaitun Melawan peradangan

Peradangan kronis dianggap sebagai pemicu utama penyakit, seperti radang sendi, kelebihan berat badan obesitas, penyakit jantung, sindrom metabolik, diabetes tipe 2, Alzheimer, bahkan kanker.

Minyak zaitun (extra virginolive oil) dapat mengurangi peradangan yang bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit berbahaya.

Efek anti-inflamasi pada Minyak Zaitun Sinai Olive Oil (EVOO) didapat dari kandungan antioksidannya, seperti oleacein dan oleocanthal, yang nampaknya dapat mengurangi peradangan secara signifikan.

Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa oleocanthal yang terdapat dalam dalam 50 ml minyak zaitun (extra virgin olive oil) memiliki efek yang sama dengan 10% dosis dewasa dari ibuprofen.

Asam oleat yang merupakan asam lemak utama dalam minyak zaitun, terbukti dapat mengurangi penanda inflamasi seperti C-reactive protein (CRP)

Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa antioksidan yang terdapat dalam minyak zaitun (EVOO) dapat menghambat beberapa gen dan protein yang mendorong peradangan.

Cek salah satu testimoni panggunaan Minyak Zaitun dalam pengobatan radang cantengan pada jempol, hasilnya memang tidak mengecewakan.

Menjadikan minyak zaitun (extra virgin olive oil) sebagai bagian dari diet rutin dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, dapat menurunkan risiko berbagai penyakit inflamasi.

Manfaat Minyak Zaitun Anti bakteri

Kandungan nutrisi yang terdapat dalam minyak zaitun (Extra Virgin Olive Oil) ternyata dapat menghambat atau membunuh bakteri berbahaya.

Salah satunya adalah Helicobacter pylori, yaitu bakteri yang hidup didalam lambung dan dapat menyebabkan sakit maag dan kanker perut.

Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa minyak zaitun (extra virgin olive oil) dapat melawan delapan strain bakteri ini, bahkan tiga di antaranya resisten terhadap antibiotik.

Sebuah penelitian pada manusia menunjukkan bahwa dengan meminum 30 gram minyak zaitun perhari, dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 10 hingga 40% pasien hanya dalam waktu dua minggu.

Manfaat Minyak ZaitunĀ  Mencegah Kanker

Kanker merupakan salah satu penyakit penyebab kematian yang paling umum di dunia.

Cek juga: Sebuah testimoni sembuh dari kanker kelenjar getah bening setelah minum minyak zaitun.

Namun, orang-orang di negara-negara Mediterania memiliki risiko lebih rendah terkena beberapa jenis kanker.

Banyak peneliti yang percaya bahwa kemungkinan penyebabnya adalah konsumsi minyak zaitun.

Minyak zaitun (EVOO) mengandung antioksidan yang dapat mengurangi kerusakan oksidatif akibat radikal bebas, yang mana diyakini sebagai pemicu utama kanker.

Banyak penelitian laboratorium yang menunjukkan bahwa senyawa dalam minyak zaitun dapat melawan sel kanker.

Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan potensi minyak zaitun dalam mengurangi risiko kanker.

Manfaat Minyak Zaitun Mencegah penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit neurodegeneratif paling umum di dunia dan penyebab utama dari demensia.

Salah satu ciri penyakit Alzheimer adalah penumpukan protein yang dikenal sebagai plak beta-amiloid pada neuron tertentu di otak.

Penelitian pada hewan telah mengungkap bahwa beberapa senyawa yang terkandung dalam minyak zaitun (extra virgin olive oil) dapat membantu menjaga fungsi otak dengan mencegah penumpukan protein jenis ini.

Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa diet Mediterania yang biasanya kaya akan minyak zaitun, juga berhubungan dengan penurunan risiko demensia dan gangguan kognitif.

Manfaat Minyak Zaitun Membantu Mengobati Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun, dimana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh itu sendiri.

Penyakiti ini biasanya ditandai oleh nyeri sendi atau kelainan bentuk sendi.

Walaupun penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun penyakit ini melibatkan kesalahan dari sistem kekebalan tubuh Anda, yang justru menyerang sel-sel tubuh yang normal.

Suplemen minyak zaitun (EVOO) dapat mengurangi gejala inflamasi dan mengurangi stres oksidatif pada penderita rheumatoid arthritis.

Mengenal buah dan daun zaitun, ini penjelasannya.

Manfaatnya akan lebih maksimal jika minyak zaitun (EVOO) dikombinasikan dengan minyak ikan, yang merupakan sumber asam lemak omega-3 anti-inflamasi.

Dalam sebuah penelitian, kombinasi minyak zaitun dan minyak ikan terbukti dapat meningkatkan kekuatan genggaman tangan, meredakan nyeri sendi dan kekakuan di pagi hari pada penderita rheumatoid arthritis secara signifikan.

Manfaat Minyak Zaitun Mengurangi resiko diabetes tipe 2

Minyak zaitun tampaknya memiliki potensi perlindungan bagi tubuh Anda terhadap diabetes tipe 2.

Beberapa penelitian mengungkapkan adanya efek menguntungkan dari minyak zaitun terhadap gula darah dan sensitivitas insulin.

Sebuah uji klinis acak pada 418 orang sehat baru-baru ini mengkonfirmasi adanya efek perlindungan dari minyak zaitun.

Dalam studi ini, diet Mediterania yang kaya akan minyak zaitun dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 lebih dari 40%.

Manfaat Minyak Zaitun Mencegah obesitas

Konsumsi lemak berlebih dapat menyebabkan penambahan bahkan kelebihan berat badan. Namun tampaknya tidak demikian dengan minyak zaitun.

Konsumsi minyak zaitun tidak berpotensi menyebabkan kelebihan berat badan. Konsumsi dalam jumlah sedang bahkan dapat membantu penurunan berat badan.

Dalam sebuah penelitian selama 30 bulan yang melibatkan lebih dari 7.000 mahasiswa Spanyol, dengan mengonsumsi banyak minyak zaitun, didapati bahwa minyak zaitun tidak menyebabkan peningkatan berat badan.

Selain itu penelitian lain yang dilakukan selama tiga tahun pada 187 peserta menemukan bahwa diet kaya minyak zaitun berkaitan dengan peningkatan kadar antioksidan dalam darah, serta penurunan berat badan.

Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari minyak zaitun, pastikan Anda menggunakan jenis Minyak Zaitun yang asli.

Berdasarkan proses pengolahannya, minyak zaitun bisa dikategorikan dalam beberapa jenis, yaitu extra virgin olive oil, virgin olive oil, dan refined olive oil.

Extra virgin olive oil adalah jenis minyak zaitun terbaik yang kaya akan antioksidan dan senyawa bioaktif.

Hal ini disebabkan oleh proses pengolahan yang lebih sedeikit, sehingga tidak membuatnya kehilangan berbagai nutrisi yang terdapat dalam buah zaitun.