Kegunaan daun kemangi untuk kesehatan sudah dikenal masyarakat baik untuk pria atau wanita, namun demikian mesti waspada karena ada efek samping .. doc HNI Pioneer.

√ Post 04-12-23 by (Id211)
√ 1177 views
√ CLOUD Daun Kemangi

Kegunaan dan Efek Samping Daun Kemangi

Tanaman kemangi ini sudah sangat familiar khususnya bagi mereka penyuka lalapan pada menu pecel lele atau nasi timbel.

Kemangi sepertinya telah menjadi sebuah komponen wajib sebagai teman sambal selain mentimun, kol, dan daun kubis.

Juga bagi mereka yang hobby makan pepes layaknya pepes ayam, pepes ikan, pepes tahu, pepes jamur dll.

Kemangi jadi sumber penyedap rasa dan aroma pada hidangan tersebut.

Tanpa kemangi apa kabar aroma pepes?

Pasti kurang sedap.

Daun kemangi memiliki bau harum yang sangat khas, bau ini menurut para ahli karena kandungan senyawa sitral yang dimilikinya.

Adapaun rasanya sangat segar mengundang selera.

Kebanyakan orang tahu manfaat daun kemangi sebatas untuk melancarkan darah dan meningkatkan libido saja, tapi ternyata selain itu masih banyak manfaat daun kemangi bagi kesehatan.

Kemangi yang digunakan sebagai sinergi pada Harumi HNI kemungkian berasal dari spesies ocimum canum, dari keluraga Lamiaceae dengan genus Ocimum.

Pada genus ocimum sebagai jenis tumbuhan dalam klasifikasi yang memiliki aroma setidaknya ada 35 tanaman.

Sedangkan kemangi sendiri merupakan hibrida antarspesies dari dua tanaman selasih yaitu Ocimum basilicum dan O. americanum. [1]

Nama Lain Kemangi

Secara literatur daun kemangi dalam kandungan Harumi HNI ini (Ocimum canum) memiliki beberapa nama sinonim heterotipik antara lain:[2]

  • Ocimum africanum
  • Ocimum americanum var. pilosum (Willd.) A.J.Paton
  • Ocimum americanum × Ocimum basilicum
  • Ocimum basilicum var. pilosum (Willd.) Benth
  • Ocimum basilicum × Ocimum americanum
  • Ocimum basilicum
  • Ocimum citriodorum
  • dan Ocimum × citriodorum Vis. [11]

Namun demikian nama yang dikenal secara umum adalah dengan sebutan LEMON BASIL. [1]

Kandungan Nutrisi Kemangi

Berikut dibawah ini adalah tabel nilai gizi pada satu sendok makan daun kemangi segar (berat sekitar 2.6 gram): [3]

Kalsium (mg) 4.6
Vitamin A (mcg, RAE) 6.9
Beta karoten (mcg) 81.7
Beta cryptoxanthin (mcg) 1.2
Lutein dan zeaxanthin (mcg) 147.0
Vitamin K (mcg) 10.8

Selain diatas, daun kemangi juga diyakini memiliki kandungan nutrisi penting lainnya seperti:

  • Vitamin B, Vit C, protein, karbohidrat, serat, zat besi, magnesium, fosfor, kalium dan folat, serta berbagai senyawa lainnya yang bersifat sebagai antioksidan.

Kagunaan Daun Kemangi

Dengan kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang dimilikinya, kemangi memiliki kegunaan yang sangat baik bagi kesehatan manusia.

Dibawah ini adalah beberapa manfaat daun kemangi yang di nukil dari laman Medicalnewstoday sebagai berikut:[3]

1. Mengatasi Stres

Antioksidan sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia dalam menghalau radikal bebas yang menyerang tubuh, baik yang berasal dari dalam maupun luar.

Apa itu radikal bebas?

Radikal bebas merupakan molekul tidak stabil yang dihasilkan dalam proses metabolisme tubuh (dari dalam).

Atau bisa berasal dari kebiasaan hidup tidak sehat seperti rokok dan makanan yang mengandung 5P (pengawet, penyedap, pengenyal, pewarna, pemanis sintetis).

Hadirnya senyawa antioksidan memiliki peran dalam membantu menghilangkan atau mengurai molekul radikal bebas dari tubuh.

Bagaimana bila radikal bebas menumpuk dalam tubuh?

Kemungkinan besar akan menimbulkan masalah serius dalam tubuh, seperti stres oksidatif yang bisa berakibat pada kerusakan sel dan timbulnya penyakit.

Para ahli telah menemukan bahwa stres oksidatif ini memiliki kaitan erat dengan munculnya penyakit seperti kanker, penyakit jantung , rheumatoid arthritis , diabetes, serta masalah kesehatan lainnya.

Meskipun tubuh bisa memproduksi antioksidan sendiri, namun tetap butuh asupan lain dari makanan.

Salah satu sumber yang bisa digunakan adalah daun kemangi karena mengandung antioksidan yaitu antosianin dan beta karoten.

2. Menghambat Penuaan Dini

Efek dari kandungan antioksidan daun kemangi (antosianin dan beta karoten) adalah kemampuannya dalam menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Akibat buruk dari menumpuknya radikal bebas adalah terjadinya proses penuaan dini baik secara fisik maupun pada organ.

Dengan konsumsi daun kemangi, diklaim memiliki potensi dalam menghambat terjadinya proses penuaan dini.

Menurut riset yang dipublikasikan sekitar pada tahun 2011, jenis daun selasih ini mempunyai manfaat yang bisa membantu melindungi kulit dari beberapa efek penuaan.

Pada riset tersebut, para peneliti mengaplikasikan ekstrak basil ke kulit percobaan laboratorium.

Hasil yang didapat mengindikasikan bahwa pemberian topikal ekstrak basil dalam krim kulit bisa meningkatkan hidrasi kulit dan mengurangi kekasaran dan kerutan.

Walaupun cara topikal ekstrak kemangi ini pada dosis tertentu kemungkinan memiliki manfaat yang baik bagi kulit.

Namun para ahli berkesimpulan (kemungkinan) efek yang sama tidak akan terjadi bila daun kemangi diberikan secara oral.

3. Meningkatkan Kesehatan Mental

Stres mental pada seseorang memiliki hubungan yang sangat erat dengan peningkatan produksi radikal bebas dalam tubuh.

Dalam ulasan pengobatan Ayurveda yang dirilis tahun 2014, tanaman ini memiliki manfaat dalam mendukung kondisi antara lain :

  • Membantu redakan stres, cemas dan depresi
  • Meningkatkan kemampuan koognitif
  • Mencegah hilangnya memori terkait usia
  • Memperbaiki kualitas tidur

Pada beberapa penelitian yang dilakukan, dilaporkan efek penggunaanya diyakini sepadan dengan obat diazepam dan antidepresan.

Namun demikian untuk memkonfirmasi teori ini masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

4. Mengurangi Radang dan Bengkak

Beberapa akibat yang ditimbulkan oleh stres oksidatif antara lain bisa menimbulkan radang yang menjadi pemicu awal pada penyakit kanker, diabetes tipe 2, serta artritis reumatoid.

Pada tahun 2017, para peneliti melakukan riset terhadap sifat anti-inflamasi dari dua olahan minyak esensial selasih.

Hasilnya menurut mereka, bisa membantu mengobati beberapa penyakit yang melibatkan peradangan yang dicetus oleh stres oksidatif.

Namun belum jelas informasi terkait hasil ini, apakah makan kemangi bisa memiliki efek yang sama dalam mengurangi radang.

5. Mengatasi Infeksi

Banyak praktisi pengobatan tradisional telah lama memanfaatkan kemangi sebagai agen antimikroba. Hal ini juga diperkuat dengan penelitian akan manfaat tersebut.

Uji lab di tahun 2013, peneliti melakukan test oles minyak selasih pada berbagai strain Escherichia coli atau E. coli .

Sampel bakteri tersebut diambil dari pengidap infeksi saluran pernapasan, perut, kencing, atau kulit, juga contoh pada peralatan rumah sakit.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa minyak selasih cukup aktif dalam melawan bakteri.

Kesimpulan para peneliti, olahan tertentu dari minyak kemangi bisa membantu mencegah beberapa jenis infeksi sekaligus mengobatinya.

6. Memelihara Kesehatan Jantung

Pada daun kemangi terkandung beta-karoten dan magnesium yang diduga cukup efektif dalam memelihara kesehatan jantung.

Dengan mengonsumsi daun kemangi secara rutin diyakini bisa memelihara jantung tetap sehat.

Tentunya juga harus ditunjang dengan aktifitas olahraga dan pola makan sehat.

Ada sebuah jurnal kesehatan di tahun 2011, mengatakan bahwa ekstrak selasih bisa mengurangi darah tinggi dalam waktu singkat.

Ini diperkirakan adanay senyawa eugenol yag terkandung pada ekstrak tersebut.

Eugenol kemungkinan berperan aktif memblokir saluran kalsium dalam tubuh.

Sehingga efeknya menurunkan tekanan darah tinggi, namun sayangnya dua menit setelahnya tekanan darah kembali ke level tinggi.

Sedangkan pada riset lainnya dengan melibatkan 24 relawan sehat diberikan asupan plasebo atau kapsul dengan dosis 300 miligram ekstrak daun tulsi kering sekali dalam satu hari.

Hasilnya dicek setelah empat pekan rutin mengonsumsi ekstrak ini.

Didapatkan kadar kolesterol dan trigliserida relawan menjadi lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak.

Kesimpulan dari para penulis menyakini bahwa pemberian dosis ekstrak tersebut bisa membantu mengurangi beberapa faktor risiko pencetus munculnya penyakit kardiovaskular.

7. Potensial Untuk Melawan Kanker

Manfaat lainnya dari daun kemangi menurut medicalnewstoday adalah kemampuannya yang dalam mencegah kanker sesuai ulasan yang diterbitkan pada tahun 2013.

Kemampuan anti kanker daun kemangi disinyalir karena kandungan fitokimianya, menurut para penulis bisa dipakai untuk pencegahan terhadap beberapa jenis kanker:

  • Semisal kanker paru-paru
  • Kanker mulut
  • Kanker hati
  • dan kanker kulit.

Proses kerja enzim fitokimia ini diyakini dengan meningkatkan aktivitas antioksidan, memanipulasi ekspresi gen, pemicu kematian sel, serta dengan memperlambat proses pembelahan sel kanker.

Meskipun hasil uji ini cukup positif, riset ini masih bersifat praklinis atau dilakukan uji coba dengan media hewan.

Sehingga untuk memastikan akurasi efek yang sama pada manusia masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut.

Efek Samping Kemangi

Sejauh ini belum ditemukan ada informasi yang terpercaya mengenai efek buruk penggunaan kemangi pada manusia.

Hanya saja bagi Anda yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah dari dokter, sebaiknya menghindari kemangi karena dikhawatirkan memiliki dampak yang bertentangan.

Sebabnya adalah kandungan vitamin K pada kemangi mungkin bisa berinteraksi dengan obat pengencer darah.

Selain hal tersebut, kemangi mungkin bisa jadi salah satu sumber pencetus bagi pengidap alergi yang sensitif.

Ada beberapa orang yang bila makan kemangi atau bersentuhan secara fisik dengan daun kemangi akan bereaksi berlebihan, oleh karena itu sebaiknya hindari kemangi.

Penutup

Demikian penjelasan seputar kegunaan daun kemangi dan efek sampingnya bagi kesehatan manusia.

Ajukan pertanyaan?

Silahkan kirim post Anda pada kolom komentar dibawah ini.